15 Perawat Positif Corona, Poliklinik RSUD Depok Tutup Sampai 8 Juni
logo

23 Mei 2020

15 Perawat Positif Corona, Poliklinik RSUD Depok Tutup Sampai 8 Juni

15 Perawat Positif Corona, Poliklinik RSUD Depok Tutup Sampai 8 Juni


GELORA.CO - Sebanyak 15 perawat di RSUD Kota Depok terkonfirmasi positif virus Corona. Akibatnya poliklinik di RSUD Depok ditutup sementara mulai 22 Mei hingga 8 Juni 2020.

"Karena poliklinik sudah ditutup kami sekarang hanya melayani pasien COVID-19 saja, baik di instalasi gawat darurat (IGD), maupun yang di rawat inap," kata Direktur RSUD Depok, Devi Maryori dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (23/5/2020).

Penutupan sementara itu dilakukan selama 14 hari. Kebijakan itu diambil untuk keperluan sterilisasi ruangan dan isolasi tenaga kesehatan. Ruangan yang biasa dipakai untuk poliklinik akan didekontaminasi agar saat dibuka kembali sudah steril.

Menurut Devi, saat ini 15 tenaga kesehatan yang terkena Corona sudah diisolasi dan dirawat oleh RSUD Depok. Kondisinya dalam keadaan baik, hanya ada satu orang yang mengalami demam ringan.

Devi menuturkan, selama menjalani tugas, para tenaga medis di RSUD Depok sudah menjalani protokol sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Begitu juga saat memeriksa pasien. Untuk itu, penyebab 15 tenaga medis kena Corona ini masih dilacak.

"Penyebab terpaparnya perawat kami sedang dalam pelacakan dan penelitian," katanya.

Ia berpesan kepada masyarakat Depok untuk waspada terhadap penularan Covid-19. Serta menjaga diri dan keluarga sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.2

"Saya mohon masyarakat untuk mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penularan COVID-19. Gunakan masker, menjaga jarak, tidak melakukan kumpul-kumpul. Yang utama tetap di rumah saja apabila tidak ada kebutuhan atau keperluan yang mendesak," kata Devi.[dtk]