Kucing Peliharaan Jadi Hewan Kedua yang Positif Terkena Virus Corona

Kucing Peliharaan Jadi Hewan Kedua yang Positif Terkena Virus Corona

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Awal mula virus corona menyebar ke manusia diduga dari hewan liar yang dikonsumsi di Wuhan. Dan kemudian virus ini menginfeksi manusia lainnya, lewat sentuhan, batu hingga bersin. Sehingga kini menjadi pendemi dunia.

Belum ada vaksin maupun obat untuk virus mematikan yang satu ini. Bahkan setiap harinya menginfeksi hingga ratusan ribu dengan angka kematian yang tinggi. Tidak hanya manusia saja yang terkena imbasnya, hewan peliharaan pun ada yang terinfeksi virus corona.

Setelah sebelumnya seekor anjing positif terpapar virus corona, kini  kucing peliharaan yang telah dites, positif terkena virus corona. Ini adalah hewan kedua, yang dekat dengan manusia yang ternyata bisa terpapar.

Sebelumnya, ditemukan juga seekor kucing membawa (karier) virus corona di Belgia minggu lalu.

Dikutip dari Daily Mail, setelah sebelumnya dua anjing dinyatakan positif corona di Hong Kong, kini seekor kucing juga positif. Meskipun para ahli mengatakan, tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan dapat menyebarkan virus ke manusia.

Kucing peliharaan di Hong Kong tersebut belum menunjukkan tanda-tanda penyakit COVID-19. Namun pihak terkait telah mendesak pemilik hewan yang khawatir, untuk tidak meninggalkan hewan peliharaannya.

Menurut South China Morning Post, pemilik kucing yang positif corona adalah seorang wanita berusia 25 tahun, yang kini dalam kondisi kritis.

Dia diyakini telah mengunjungi bar di pusat Hong Kong, sebelum mengalami demam dan kemudian dites positif pada hari Sabtu lalu.

Departemen terkait mengatakan, kasus itu 'kemungkinan merupakan kasus penularan dari manusia ke binatang'.

Sementara anjing yang positif corona di Hong Kong telah mati. Dan anjing yang terinfeksi adalah jenis herder yang tinggal di daerah Pok Fu Lam di Pulau Hong Kong.

Hewan peliharaan itu dikirim di lokasi karantina bersama dengan anjing ras campuran lainnya.

Para ahli kesehatan mengatakan, belum ada catatan kasus manusia tertular virus dari hewan peliharaan, demikian juga sebaliknya.[ir]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita