Pendeta Hanny Layantara Mengajak Berdoa, Setelah Prekosa Bocah di Gereja

Pendeta Hanny Layantara Mengajak Berdoa, Setelah Prekosa Bocah di Gereja

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - HL (57) tahun, pendeta cabul Surabaya sempat mengajak korbannya berdoa setelah memperkosa bocah 12 tahun di gereja. Doa itu dipanjatkan agar si pendeta cabul itu bisa kembali memperkosa si bocah.

Perkosaan pendeta cabul ke sang bocah itu dilakukan berulang kali di dalam gereja. Hal itu diungkap Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Senin (9/3/2020).

"Pengakuan tersangka, usai pencabulan dia mengajak korbannya pada Tuhan. Doanya agar bisa kembali berdua melakukan hal itu," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Senin (9/3/2020).

Alasan tersangka melakukan pencabulan, karena nafsu tersangka memuncak. Tersangka melihat korbannya yang saat itu berumur 12 tahun badannya sudah seperi anak kuliah.

"Jadi alasan dia mencabuli karena melihat korban seperti anak kuliahan," jelas Truno.

Pendeta cabut berusia 57 tahun itu perkosa IW (26) di kompleks gereja kawasan Embong Sawo, Surabaya sejak usia korban masih 12 tahun.

Perkosaan itu dilakukan di kamar pendeta cabul HL dan di ruang tamu di lantai 4. Perbuatannya bukan dilakukan di tempat ibadah, namun masih satu area gereja.

Kekinian, korban IW tengah mengalami depresi atas tindakan tersangka. Bahkan, untuk memulihkan kondisinya, IW mendapat pendampingan trauma healing.

Polisi juga meluruskan tindak pencabulan itu berlangsung selama kurun waktu enam tahun, bukan 10 tahun. Korban dicabuli sejak tahun 2005-2011 ketika menginjak usia 12-18 tahun. Sayangnya, belum diketahu rinci berapa kali korban dicabuli. Selama itu pula korban acap kali mendapat ancaman.(sc)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita