'Diserang' Corona, Jokowi Minta Dukungan Buruh dan Nelayan
logo

20 Maret 2020

'Diserang' Corona, Jokowi Minta Dukungan Buruh dan Nelayan

'Diserang' Corona, Jokowi Minta Dukungan Buruh dan Nelayan

GELORA.CO -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dukungan kepada seluruh asosiasi kelompok profesi, serikat buruh, pekerja, nelayan dan petani untuk mengatasi wabah virus corona yang kian meluas di dalam negeri. Bukan hanya itu, ia juga meminta pihak tersebut bahu membahu dalam mengatasi masalah ekonomi akibat virus tersebut.

"Saya minta dukungan seluruh asosiasi kelompok profesi, serikat buruh, serikat pekerja, himpunan nelayan, dan petani untuk bersama bergotong-royong menghadapi tentangan ekonomi saat ini dan ke depan," papar Jokowi, Jumat (20/3).

Agar upaya tersebut bisa terwujud, pihaknya bakal menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebanyak-banyaknya ke berbagai sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Upaya tersebut dilakukan demi meminimalisir dampak penyebaran virus corona terhadap industri tersebut.

"Saya minta penyaluran KUR dilakukan lebih intensif lagi dan dieksekusi sebanyak-banyaknya," kata Jokowi.

Ia pun meminta dukungan dari seluruh pihak agar penyaluran KUR bisa lebih efektif tahun ini. Dengan demikian, pemerintah, pelaku usaha, dan serikat pekerja bisa bekerja sama dalam menghadapi tantangan global.

Mengutip laman resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pemerintah meningkatkan plafon penyaluran KUR tahun ini dari Rp140 triliun menjadi Rp190 triliun. Angkanya akan terus ditingkatkan secara bertahap sampai Rp325 triliun pada 2024.

Sementara, total penyaluran KUR sepanjang 2019 mencapai Rp139,5 triliun atau 99,6 persen dari target yang sebesar Rp140 triliun. Deputi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir merinci realisasi KUR tahun lalu diserap oleh 4,71 juta debitur di seluruh Indonesia.

Realisasi dan target KUR sejak 2016 terus meningkat. Pada 2017, realisasinya mencapai Rp96,7 triliun dari target Rp110 triliun, menjadi Rp120,3 triliun pada 2018.

Jika dilihat berdasarkan wilayahnya, penyaluran KUR terbanyak berada di Jawa Tengah sebesar Rp82,8 triliun, Jawa Timur Rp78,6 triliun dan Jawa Barat sebesar Rp59,7 triliun. Lalu, penyaluran KUR di Sumatera Selatan sebesar Rp27,3 triliun, Sumatera Utara Rp20,2 triliun, dan Bali Rp17,7 triliun. Provinsi lainnya, yakni DKI Jakarta sebesar Rp15,8 triliun, Lampung Rp13,9 triliun, Jambi Rp13,5 triliun, dan Sumatera Barat Rp11,5 triliun.[cnn]
loading...