Ibarat Parodi, Pasca Istana Panggil Parpol Koalisi Wacana Pansus Jiwasraya Seketika Hilang

Ibarat Parodi, Pasca Istana Panggil Parpol Koalisi Wacana Pansus Jiwasraya Seketika Hilang

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Proses penanganan kasus megakorupsi perusahaan asuransi pelat merah PT Jiwasraya disangsikan terusut tuntas karena diduga ada campur tangan Istana.

Demikian disampaikan Direktur Indonesia Development Review, M. Rifai Darus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (27/1).

Menurut Rifai, jika diamati sikap para legislator di senayan, maka akan nampak perubahan dari wakil rakyat itu.

Sebelum Presiden Joko Widodo memanggil pimpinan parpol koalisi ke Istana, sebagian elite partai mendesak agra dibentuk Pansus. Ia mengaku pesimis kasus ini bisa terungkap ke akarnya.  

"Pasca Presiden mengumpulkan parpol koalisi di Istana 14 Januari, semangat dibentuknya Pansus seketika hilang dan pada akhirnya hanya pembentukan Panja di komisi VI. Ini seperti parodi," demikian kata MRD -sapaan akrabnya- kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (27/1).

Ia mengaku pesimis kasus dugaan megaskandal ditaksir merugikan uang negara senilai Rp 13,7 triliun itu akan terungkap sampai keakarnya.

"Inilah yang saya sebut awal mula goncangan yang bisa mengakibatkan tsunami politik dan ekonomi 2020 jika tidak segera dibereskan," tandas mantan Ketua Umum DPP KNPI ini.

Diketahui, hingga saat ini Kejagung sudah menahan 5 orang tersangka. Kejagung juga memanggil puluhan orang saksi untuk mengusut kasus dugaan megakorupsi itu.[rmol]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita