Bea Cukai Sering Kebobolan, Hensat Setuju Presiden Jokowi Panggil Sri Mulyani

Bea Cukai Sering Kebobolan, Hensat Setuju Presiden Jokowi Panggil Sri Mulyani

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Penyelundupan spare part motor gede Harley Davidson tipe Shovelhead dan sepeda gowes asal London Brompton di kabin pesawat Garuda tipe Airbus A 330-900 menjadi catatan buruk bagi pemerintah Indonesia.

Bea Cukai dianggap kerap kebobolan barang ilegal yang masuk ke wilayah Indonesia.

Merespon hal tersebut, analis politik dari lembaga survei Kedai Kopi Hendri Satrio menyarankan Presiden Joko Widodo segera panggil Menteri Keuangan Sri Mulyani.


"Saya setuju kalau Sri Mulyani dipanggil Presiden Jokowi untuk mendiskusikan penerimaan negara dan kinerja di bawahnya," ucap pria yang akrab disapa Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/12).

Dengan dipanggilnya Sri Mulyani oleh Jokowi, lanjut Hensat, mantan bos World Bank itu akan mampu memikirkan hal lain selain utang negara.

"Tapi juga bagaimana pajak lebih maksimal, kemudian Bea Cukai lebih maksimal, belum lagi ada beberpaa hal lain di bawahnya, yang harus dimaksimalkan. Ada pembinaan, jasa keuangan dan lain-lain yang harus memang dimaksimalkan terutama ancaman resesi 2020 bagaimana tuh menghadapinya," tandasnya. (Rmol)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita