Sebelum Angkat Ahok Jadi Bos BUMN, Jokowi Disarankan Terapkan Teori Kaca Spion

Sebelum Angkat Ahok Jadi Bos BUMN, Jokowi Disarankan Terapkan Teori Kaca Spion

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Langkah Menteri Badan Usaha MIlik Negara (BUMN) yang ingin mengangkat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai bos di perusahaan plat merah terus menuai kontroversi.

Analis politik dari Lembaga Survei Kedai Kopi Hendri Satrio menyarankan agar Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk berpikir ulang rencana pengangkatan Ahok sebagai pejabat tinggi di BUMN.

“Iya ini, saya sih menyarankan kepada Pak Jokowi untuk pakai teori spion. Spion itu kan melihatnya ke belakang untuk maju ke depan, bukan liat ke belakang untuk ada di belakang terus,” ungkap pria yang akrab disapa Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/11).


Menurut Hensat, ada baiknya Presiden Jokowi dan Erick Thohir untuk melihat ke belakang untuk mengarah maju ke depan. Hal ini dilakukan agar tidak ada pertentangan ketika Ahok duduk di BUMN.

“Artinya lihat juga Ahok pernah gimana buat negeri ini? Supaya negeri ini enggak balik lagi ke zaman tiga tahun, empat tahun lalu,” paparnya.

Dia mengaku Ahok memiliki kapasitas untuk menjadi pejabat BUMN namun harus dipertimbangkan secara matang.

Secara kapasitas sih, saya enggak masalah dengan Pak Ahok. Saya yakin dia orang yang baik gitu, dan kalau diberikan tugas untuk memimpin ini bisa,” tandasnya. (Rmolhttps://politik.rmol.id/read/2019/11/17/410386/sebelum-angkat-ahok-jadi-bos-bumn-jokowi-disarankan-terapkan-teori-kaca-spion)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita