Sudah Saatnya BIN Kembali Dijabat Sipil, Tokoh Aceh Jagokan Sosok Ini

Sudah Saatnya BIN Kembali Dijabat Sipil, Tokoh Aceh Jagokan Sosok Ini

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto merupakan bukti yang kesekian kali kegagalan Badan Intelijen Negara (BIN).

Bukti kegagalan sebelumnya adalah kerusuhan di tanah Papua, serta aksi demonstrasi massa di Jakarta yang berujung anarkis pada 21-22 Mei terkait pilpres, dan 22-23 September 2019 terakait penolakan UU dan RUU.

Wali Nanggroe Aceh Darussalam Tengku Malik Mahmud berharap BIN kembali dipimpin oleh sipil, sebagaimana pada era Presiden Soekarno dimana Soebandrio jadi pimpinan BIN (1959-1965), dan di masa Presiden SBY saat As'ad Said Ali menjabat wakil ketua BIN.

Salah satu orang sipil yang layak dipertimbangkan menjadi pengganti Budi Gunawan adalah pendiri Hadiekuntono's Institute (Research, Intelligence, Spiritual), Suhendra Hadikuntono.

Pendukung Presiden Jokowi itu juga diketahui sebagai Ketua Umum Putra-putri Jawa Kelahiran Sumatera, Sulawesi dan Maluku (Pujakessuma) Nusantara.

"Kami bersama rakyat Aceh mendoakan Pak Suhendra ditunjuk oleh Presiden terpilih untuk memimpin institusi BIN. Sudah waktunya lagi sipil memimpin BIN," ujar Malik Mahmud di sela-sela bertemu dengan Suhendra, Kamis kemarin (17/10).

Malik Mahmud mengatakan, Suhendra memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif, juga memiliki leadership atau jiwa kepemimpinan yang kuat.

Selain ahli di bidang intelijen, Suhendra juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan tokoh-tokoh masyarakat.

"Dia memahami kultur di banyak daerah atau provinsi, diterima oleh semua kalangan dan dapat diterima oleh siapa pun, dan dengan sangat mendalam memahami kebhinnekaan," tutup Malik Mahmud.(rmol)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita