PKS Pilih Oposisi Bukan Karena Tidak Dilirik Jokowi

PKS Pilih Oposisi Bukan Karena Tidak Dilirik Jokowi

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah salah satu alasan memilih untuk berada di luar pemerintahan (oposisi), lantaran tidak diajak oleh Presiden Joko Widodo bergabung dalam Kabinet Kerja jilid II.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, Presiden PKS M. Sohibul Iman pernah diminta Presiden Jokowi ke Istana. Hanya saja, PKS tetap memilih oposisi.

"Yang itu sangat mungkin (tawaran). Tetapi kemaren Pak Sohibul menyampaikan, Pak Prarikno (Setneg) menyampaikan nanti sore Pak Jokowi minta ketemu dengan pimpinan partai," kata Mardani dalam acara diskusi publik Polemik bertajuk "Teka-Teki Menteri dan Koalisi" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10).

Mardani menyambut baik itikad Presiden Jokowi yang ingin merangkul semua partai politik agar mensukseskan kabinet lima tahun mendatang.

"Pak Jokowi baik memang, niatnya merangkul semuanya," tutur Mardani.

Menurut Mardani, tawaran serupa pernah dilakukan pada tahun 2015. Hanya saja pertemuan itu dilakukan pasca Jokowi dilantik pada tahun 2014.

Kita ketemu, kebetulan saya diajak oleh Pak Sohibul Iman. Ketika ketemu Pak Jokowi di Istana, nuwun sewu Pak Jokowi, kami memilih di luar pemerintahan," kata Mardani menirukan Sohibul.

"Intinya malah baik Pak Jokowi enggak usah ngajak PKS. Kami insyaAllah istiqomah oposisi," imbuh anggota DPR ini menambahkan.(rmol)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita