Seorang Ibu Dikabarkan Tewas Kena Gas Airmata, Polri: Belum Dapat Infonya
logo

23 Mei 2019

Seorang Ibu Dikabarkan Tewas Kena Gas Airmata, Polri: Belum Dapat Infonya

Seorang Ibu Dikabarkan Tewas Kena Gas Airmata, Polri: Belum Dapat Infonya

GELORA.CO - Kabar seorang ibu bernama Margaretha Nainggolan tewas akibat tembakan gas air mata aparat saat terjadi kericuhan di sekitar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta, belum dapat dikonfirmasi.

"Belum dapat infonya Mas," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Kamis (23/5).

Pascarusuh aksi 22 Mei, beredar foto perempuan di WhatsApp Group. Dalam caption foto itu disebutkan namanya Margaretha Nainggolan. Disebutkan meninggal kemarin (Rabu, 22/5) pukul 19.15 WIB saat perjalanan ke rumah sakit akibat terkena gas airmata. 

“RIP... selamat jalan Mujahidah sahabat Fisabilillah Margaretha Nainggolan, semoga tenang di SurgaMu ya Rabb.. Terima kasih atas perjuanganmu untuk kita semua, walaupun kita berbeda keyakinan demi membela ketidakadilan," demikian penggalan kabar yang beredar itu.

Sejauh ini, korban tewas yang dihimpun dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta terdata delapan jiwa yaitu Farhan Syafero (31), asal Depok; M Reyhan Fajari (16) asal Petamburan; Abdul Ajiz (27) asal Pandeglang; Bachtiar Alamsyah asal Batuceper Tangerang; Adam Nooryan (19) asal Tambor, Jakarta Barat; Widianto Rizky Ramadan (17) asal Kebon Sayur, Slipi; dan Sandro (31). 
Loading...
loading...