Natalius Pigai ke Luhut Pandjaitan: Saya Malu Lihat Bapak Diusir..

Natalius Pigai ke Luhut Pandjaitan: Saya Malu Lihat Bapak Diusir..

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Tokoh hak asasi manusia (HAM) Natalius Pigai menyayangkan sekaligus sedih terkait penolakan mahasiswa Universitas Pembangunan Pancabudi (Unpab) Kota Medan terhadap Menko Kemeritiman Luhut B. Pandjaitan.

"Luhut di kampungnya di Medan diusir rakyat. Untuk apa Bapak korbankan harga diri. Apa yang diharapkan Pak, uang, jabatan dan keluarga sudah hebat," kata Natalius Pigai, Sabtu (13/4).

Mantan komisioner Komnas HAM asal Papua ini mengaku ikut malu terkait insiden penolakan mahasiswa terhadap Luhut.

"Saya malu lihat Bapak diusir bukan di Papua, tetapi kampung halamannya. Kita umat Nasrani malu di depan mayoritas muslim ini," ujar Natalius Pigai.

Dia pun menyarankan agar Luhut dapat membaca peta mata arah angin pada Pilpres 2019.

"Tinggalkan Jokowi itu, kapal karam sudah mau tenggelam," tutup Natalius Pigai. [rmol]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita