Hasil Survei Kompas, Lampu Kuning Menuju Lampu Merah Buat Petahana

Hasil Survei Kompas, Lampu Kuning Menuju Lampu Merah Buat Petahana

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Hasil survei Litbang Kompas yang merilis Capres petahana Joko Widodo memperoleh elektabilitas di bawah 50 persen mendapat respons dari berbagai pihak.

Pasalnya hal itu dinilai sebagai sinyal kekalahan kubu 01. Biasanya capres petahan selalu bertengger di atas 50 persen.

Pengamat politik, Iwel Sastra menyatakan rasa salutnya kepada Libang Kompas yang sudah mengeluarkan survei tersebut. Dia pun juga menelisik bahwa hal ini adalah lampu kuning buat Jokowi.

"Jelas dalam survei tersebut angka calon petahana elektabilitasnya di bawah 50 persen. Ini suatu hal yang sangat-sangat tidak baik seperti lampu kuning menuju lampu merah untuk petahana," ungkap Iwel kepada redaksi, Kamis (21/3).

Dia menilai hasil survei itu lantas disambut baik oleh masyarakat. Karena selama ini masyarakat hanya disuguhi hasil-hasil survei semu yang pemilik lembaga surveinya adalah simpatisan kubu 01.

"Karena selama ini hasil survei yang banyak, angka petahana itu di atas 50 persen. Tapi itu dikeluarkan oleh lembaga-lembaga survei yang serumpun. Disebut serimpun artinya adalah lembaga-lembaga survei yang di belakangnya memang menjadi konsultan di paslon 01," bebernya.

Iwel menyatakan meski mereka membantah itu tapi rekam jejaknya di media sosial cenderung mendukung 01.

"Walaupun mereka membantah tapi kan selalu mengeluarkan meme paslon 01," selorohnya.

"Nah kehadiran survei Litbang Kompas ini tentu disambut baik oleh masyarakat karena ada harapan bahwa Litbang Kompas ini adalah media yang netral tidak berpihak ke paslon 01 maupun 02," pungkas Iwel menambahkan. [rmol]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita