Anggota FBR Pose 2 Jari di Deklarasi Pro-Jokowi, TKN Tanggapi Begini
logo

14 Maret 2019

Anggota FBR Pose 2 Jari di Deklarasi Pro-Jokowi, TKN Tanggapi Begini

Anggota FBR Pose 2 Jari di Deklarasi Pro-Jokowi, TKN Tanggapi Begini

GELORA.CO - Video anggota Forum Betawi Rempug (FBR) berpose 2 jari saat deklarasi mendukung Jokowi di lapangan Puri Mansion, Jakarta Barat viral. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menanggapi santai hal itu. 

"Menurutku susup-menyusup, atau indisipliner dalam kelompok ini banyak terjadi. Karena cair dan kerumunan, maka santai saja," ujar Influencer TKN Jokowi-Ma'ruf, Eva Sundari, kepada wartawan, Kamis (14/2/2019). 

Eva pun mengapresiasi gerak cepat Ketua Umum FBR Lutfi Hakim yang telah mengambil tindakan. Menurutnya, hal itu memang harus dilakukan untuk memberikan pemahaman terkait sikap organisasi. 

"Jika yang bersangkutan keberatan tidak usah diundang di kegiatan FBR terkait kampanye Jokowi. Tunggu sampai coblosan kelar, baru gabung lagi toh pemilu 5 tahun sekali doang," katanya. 

Sebelumnya, Viral video anggota FBR berpose 2 jari saat deklarasi mendukung Jokowi di lapangan Puri Mansion, Jakarta Barat. Dalam video tersebut, dua anggota FBR terlihat berpose gestur 2 jari khas pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Ketua Umum FBR Lutfi Hakim buka suara soal anggotanya yang berpose 2 jari. Dia mengatakan sudah mengambil tindakan terhadap anggotanya yang menunjukkan pose 2 jari.

Lutfi juga mengatakan, tiga anggota FBR tersebut sudah meminta maaf. Dia mengatakan FBR solid mendukung pasangan 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"Kemarin itu yang hadir 36 ribu orang, dan itu cuma segelintir orang, ulah 3 orang, nggak mungkin merusak yang 36 ribu. Itu kita sudah ambil tindakan. Kalau dia masih melakukan hal yang sama, kita keluarkan. Selagi kita bisa bina, kita akan bina karena suara mereka 3, kan lumayan, sama anak istrinya. Kita perlu pendekatan ke masyarakat, jadi nggak perlu tindakan tegas. Selagi bisa kita bina, kita bina dan kasih pengertian kepada mereka, karena kita tak anggap sebagai hambatan. Harus dijadikan peluang kepemimpinan FBR di masing-masing wilayah harus bisa dibuktikan," kata Lutfi saat dimintai konfirmasi, Rabu (13/3).[dtk]
Loading...
loading...