Surya Paloh Minta Jokowi Jujur, JK Akui Ada Anggaran Bocor, Politisi Demokrat: Kapal Oleng?
logo

9 Februari 2019

Surya Paloh Minta Jokowi Jujur, JK Akui Ada Anggaran Bocor, Politisi Demokrat: Kapal Oleng?

Surya Paloh Minta Jokowi Jujur, JK Akui Ada Anggaran Bocor, Politisi Demokrat: Kapal Oleng?


GELORA.CO - Pernyataan capres 02 Prabowo Subianto tentang kebocoron Anggaran awalnya direaksi negatif oleh Jokowi.

Namun justru soal Kebocoran Anggaran "dibenarkan" Wapres JK dan Ketum Nasdem Surya Paloh minta Jokowi jujur.

Tanggapi Prabowo, JK Akui Ada Kebocoran Anggaran Pemerintah

Wakil Presiden Jusuf Kalla tak menampik terjadi kebocoran anggaran pemerintah seperti yang ditudingkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Kebocoran ini menyusul sejumlah penangkapan aparat pemerintah terkait kasus korupsi yang marak belakangan.

"Ya, tentu. Kalau tidak bocor kenapa banyak aparat pemerintah yang ditangkap. Pasti bocor, tapi tidak berlebihan seperti itu," ujar JK di Markas Pusat Palang Merah Indonesia, Jakarta, Jumat (8/2) seperti dilansir CnnIndonesia.

Surya Paloh Minta Jokowi Jujur Jika Ada Kebocoran Anggaran

Presiden Joko Widodo harus arif dalam menanggapi kritik yang dilayangkan calon presiden, Prabowo Subianto. Jokowi harus sabar dan tidak membalasnya dengan reaksi berlebihan.

Begitu tegas Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menanggapi dugaan Prabowo tentang kebocoran anggaran yang mencapai 25 persen atau setera Rp 500 triliun.

“Tidak selamanya reaksi harus di-counter dengan reaksi. Di situlah gunanya pemimpin yang berikan keteladanan," ujarnya saat acara temu kader di Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (8/2/2019).

Kepada Jokowi, Surya meminta untuk jujur menjawab tudingan Prabowo. Jika memang ada fakta mengenai kebocoran tersebut, maka harus diterima dan diakui.

Sontak pernyataan Surya Paloh bikin geger warganet. Kapal sudah oleng?

"Pak Bewok are you seripus ngomong gini? Waduh makin oleng ini kapal" cuit Politisi Demokrat, Cipta Panca Laksana, Jum'at (8/2/2019) seperti dikutip portalislam.








[prc]

Loading...

Komentar Netizen

loading...