PLN Turunkan Tarif Listrik untuk 21 Juta Pelanggan, JS Prabowo: Tanda-tanda
logo

16 Februari 2019

PLN Turunkan Tarif Listrik untuk 21 Juta Pelanggan, JS Prabowo: Tanda-tanda

PLN Turunkan Tarif Listrik untuk 21 Juta Pelanggan, JS Prabowo: Tanda-tanda


GELORA.CO - PT PLN (Persero) menyatakan akan menurunkan tarif listrik untuk 21 juta rumah tangga pelanggan R-1 900 Volt Ampere. Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengatakan penurunan tarif listrik akan dilakukan dalam bentuk pemberian insentif.

Dengan insentif tersebut nantinya 21 juta pelanggan R-1 900 VA yang selama ini membayar tagihan listrik sebesar Rp1.352 per kWh akan dipangkas menjadi tinggal Rp1.300 per kWh.

"Diskon diberikan mulai 1 Maret," kata Made dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Jumat (15/2) seperti dikutip CnnIndonesia.

Made menjelaskan penurunan tarif listrik untuk 21 pelanggan tersebut dilakukan karena PLN berhasil melakukan efisiensi. Efisiensi tersebut antara lain berbentuk penurunan susut jaringan, perbaikan SFTC (Specified Fuel Consumption) dan peningkatan Factor Capacity pembangkit.

Selain itu, penurunan tarif listrik juga dilakukan untuk menyesuaikan harga minyak. Sebagai informasi, dalam tiga bulan terakhir, harga minyak turun dari US$62,98 per barel menjadi US$56,55.

Made berharap penurunan tarif listrik tersebut memberikan manfaat ke masyarakat.

Menanggapi hal itu, Mantan Kepala Staf Umum TNI, Letnan Jenderal TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo memberikan komentarnya.

"Tanda-tanda Jadwal Pilpres semakin dekat Elektabilitas semakin merosot" kata Suryo Prabowo melalui akun twitternya, Sabtu (16/2/2019).


[pbc]

Loading...

Komentar Netizen

loading...