Kunjungi Solo, Sandi: 71 Hari Lagi Kita Sambut Pemerintah Baru

Kunjungi Solo, Sandi: 71 Hari Lagi Kita Sambut Pemerintah Baru

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno melakukan safari politik ke Solo, Jawa Tengah. Dalam safari politiknya, Sandi menyambangi sentra industri kerajinan batik di Kampung Batik Laweyan Solo, Jawa Tengah.

Sandi dalam kesempatan itu, didaulat untuk membatik dengan canting. Kedatangan eks Wagub DKI itu disambut ratusan emak-emak yang telah menunggu di salah satu bangunan di Kampung Batik Laweyan Solo.

Setelah sempat transit sebentar untuk makan siang, Sandi bersama pemilik rumah batik, Gunawan Nizar langsung menemui emak-emak yang telah duduk menanti kedatangan Sandiaga.

Emak-emak itu pun memanfaatkan momen tesebut untuk bisa berfoto bersama dengan Sandi. Dengan sabar, Sandi pun meladeni satu per satu para pendukungnya itu untuk berfoto bersama.

Setelah tiba di depan panggung, Sandi langsung diminta sejumlah saudagar batik di Kampung Batik Laweyan untuk membatik. Ia pun langsung mengambil canting yang berisi malam dan langsung membatik di atas kain berwarna putih. Hanya saja ia tidak membatik motif, namun menuliskan nama lengkapnya di atas kain itu dengan canting.

Di hadapan ratusan pendukungnya itu, Sandi optimistis bersama Prabowo Subianto bisa memenangkan pemilihan presiden. Kunjungannya yang dilakukan hari ini juga merupakan yang ke-1122 titik.

“Insya Allah 71 hari lagi kita sambut pemerintahan yang baru,” kata dia yang diamini oleh para pendukungnya.

Dalam kunjungannya ke Kampung Batik Laweyan, Sandi juga disambut oleh emak-emak dari Yogyakarta yang membawa centhong dalam jumlah bayak yang di8wadahkan dalam kantong plastik. Tak hanya itu, Sandi juga mengungkapkan dalam kunjungannya ini juga mendapat sumbangan uang yang diwadahkan dalam amplop.

“Jauh-jauh dari Yogya ke Solo, ada emak-emak yang membawa centhong dan botol minum. Dalam kesempatan ini saya juga ingin terima kasih ada bapak dari Kartasura yang menyumbang uang," kata Sandi. [viva]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita