Condong ke 01, Romo Syafii: Polisi Sudah Jadi Jurkam

Condong ke 01, Romo Syafii: Polisi Sudah Jadi Jurkam

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra, Raden Muhammad Syafii menganggap saat ini pihak kepolisian sudah menjadi tim juru kampanye calon presiden petahan Joko Widodo.

Itu terlihat ketika kepolisian mengakomodir laporan-laporan yang dilayangkan oleh kubu Jokowi. Misal, kasus yang baru-baru ini yang menimpa musisi dan caleg dari Gerindra Ahmad Dhani.

Seharausnya, kepolisian bisa menjaga netralitasnya di pemilihan tahun ini, tetapi netralitas itu malah dipertontonkan bahwa kepolisian menjalankan hukum karena tekanan politik dari penguasa.

Jika mengacu pada amanat Pasal 13, UU 2/2002, kata Romo Syafii, sapaan akrab Redan Muhammad Syafii, aparat kepolisan bertugas mengayomi semua masyarakat. Bukan malah mengakomodir laporan salah satu relawan calon presiden tertentu.

"Kepolisian, dalam Undang-undang 2 2002 pasal 13 melayani melindungi masyarakat, menegakkan ketertiban dan pastikan tegaknya hukum," katanya dalam diskusi bertajuk "Hukum Era Jokowi Mundur dan Zalim?" di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/2).

Dengan terpaksa, Romo Syafii menyebut Polri saat ini sudah menjadi juru kampanye salah satu calon presiden.

"Hari ini saya nyatakan polisi jadi jurkam. Mengumpulkan kepala desa, ASN dan ulama, selalu diupayakan agar mereka gak leluasa. Dapil saya 10 tempat sosilisai dibatalkan polisi," kata  ini. [rmol]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita