Cerita Prabowo Saat Jabat Danyon Brigif, Kagum Ada Kopral Pemberani
logo

2 Januari 2019

Cerita Prabowo Saat Jabat Danyon Brigif, Kagum Ada Kopral Pemberani

Cerita Prabowo Saat Jabat Danyon Brigif, Kagum Ada Kopral Pemberani

GELORA.CO - Prabowo Subianto cerita pengalaman selama dirinya menjadi Komandan Batalyon (Danyon) Brigade Infanteri (Brigif).

Prabowo menjabat sebagai Kepala Batalyon Brigif ke 13 periode 1987-1991. Saat itu Prabowo masih berpangkat Mayor Infanteri.

“Saya mau cerita, boleh ya saya cerita, sebagai gambaran mental ini, yang saya alami, bener-bener.

Jadi saudara-saudara, suatu saat, saya ini Komandan Batalyon 328 di Kostrad Kujang.

Gagah waktu itu, waktu itu masih gagah. Sekarang ya agak gagah, agak gagah sedikit,” kelakar Prabowo mengawali ceritanya. 

Kemudian Prabowo melanjutkan ceritanya. Ia awalnya ingin mengetes perwiranya. Sore itu, kata Prabowo, para perwira dikumpulkan di lapangan.

Sebuah lapangan upacara yang dikelilingi oleh pohon. “Banyak pohon-pohon besar, rindang,” kata Peabowo.

“Saya mau tes aja, saya kumpulin perwira, saya bilang, para perwira, kau setuju tidak? Menurut saya ini pohon-pohon mengganggu pandangan saya.

Dari kantor saya tidak bisa lihat vista yang luas, karena banyak pohon. Sebaiknya, kalian setuju nggak kalau kita potong semua pohon,” tanya Prabowo kepada para perwira dalam ceritanya. 

“Saya mau tes satu-satu saya tanya. Ada 20 perwira disitu. 15 dari Akabri dan 5 dari sekolah calon perwira,” tutur Prabowo.

Dari semua perwira, menjawab setuju pohon-pohon itu ditebang. Tetapi ada celetukan suara dari belakang.

“Ya jangan, pak. Saya lihat ada Kopral. Dia lagi duduk ditanah. Yang saya kagumi ini, Kopral ini berani nyeletuk suatu pertemuan perwira-perwira,” ucap Prabowo.

Kemudian, Kopral itu mengungkap alasan dirinya tidak mau pohon-pohon disekeliling lapangan upacara itu ditebang.

“Ya jangan pak, ini pohon-pohon sudah lama. Jadi kalau menunggu apel, kita berteduh dibawah pohon ini pak. Nanti kalau bapak tebang, berteduh dimana? Panas, pak. Habis itu debu pak,” ujar Prabowo menirukan alasan yang diungkap si Kopral tersebut.

“Saya lihat ini Kopral, yang bener dia. Iya kan? Saya sebetulnya mancing aja, saya mau tes ini. Perwira saya ini bener atau ngolor,” ucap Prabowo. 

Begitu Kopral pergi, Prabowo bilang kepada para Perwira.

“Hai para Perwira, yang bener si Kopral inu. Dia berani, dan punya hati nurani. Saya hanya mau tes kalian semua,” tandas Prabowo. (Ren)

Simak video selengkapnya dibawah ini;


[SR]
Loading...
loading...