Tim Prabowo Sindir Kelompok Besar dan Korupsi di Jateng
logo

13 Desember 2018

Tim Prabowo Sindir Kelompok Besar dan Korupsi di Jateng

Tim Prabowo Sindir Kelompok Besar dan Korupsi di Jateng

GELORA.CO - Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said menyatakan pihaknya tidak ingin Jawa Tengah dikuasai oleh kelompok tertentu yang tidak hanya mendominasi, tetapi juga menyebarluaskan praktik korupsi.

Sudirman mengatakan hal tersebut saat ditanya alasan BPN Prabowo-Sandi yang berencana memusatkan kerja pemenangan di Jawa Tengah.

"Tidak boleh Jawa Tengah itu terus dikangkangi oleh satu kelompok yang menyebarluaskan praktik korupsi," ucap Sudirman di Hotel Ambhara, Jakarta, Rabu (12/12).

Jawa Tengah selama ini adalah basis massa PDIP. Namun Sudirman tidak menyebut secara gamblang kelompok yang dimaksudnya.

Dia hanya menjelaskan bahwa di Jawa Tengah ada 35 kabupaten dan kota. Kemudian 21 kepala daerah di antaranya, lanjut Sudirman, tersangkut kasus korupsi.

"Dan 15 di antaranya berasal dari satu partai politik," ujar Sudirman.

Alasan lain yang dikemukakan Sudirman yakni soal elektabilitas Prabowo dan Sandi. Menurutnya, pasangan itu masih harus berkampanye lebih intensif di Jawa Tengah demi meningkatkan tingkat keterpilihan.

Sudirman juga menyebut jarak elektabilitas Prabowo-Sandi masih cukup lebar dengan Jokowi-Ma'ruf. Karenanya, BPN akan memfokuskan kampanye di Jawa Tengah.

Sudirman kemudian mengatakan bahwa rencana pemindahan pusat pemenangan dari Jakarta ke Jawa Tengah adalah usul dari Sandi. Setelah itu, kata Sudirman, Sandi dan Prabowo mendiskusikan hal tersebut sebelum keputusan diambil secara bulat.

Sudirman yakin pemindahan pusat kerja pemenangan ke Jawa Tengah akan berjalan optimal. Salah satu faktornya, kata Sudirman, yakni Prabowo yang memiliki riwayat tinggal di Jawa Tengah.

"Pak Prabowo kan basis kulturnya juga Jawa Tengah. beliau keturunan orang Kebumen, besar di Banyumas, jadi tahu betul medan Jawa Tengah," kata Sudirman. [cnn]
Loading...
loading...