Disebut Hoax, Penyebar Video Politikus PDIP 'Bagi-bagi Amplop' Minta Maaf
logo

14 Desember 2018

Disebut Hoax, Penyebar Video Politikus PDIP 'Bagi-bagi Amplop' Minta Maaf

Disebut Hoax, Penyebar Video Politikus PDIP 'Bagi-bagi Amplop' Minta Maaf

GELORA.CO -  Politikus PDI Perjuangan, Darmadi Durianto membantah telah bagi-bagi amplop saat dirinya kampanye di Kalibaru Barat, Cilincing, Jakarta Utara.

Diberitakan sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial yang saat itu viral. Video itu disebut-sebut hoax.

Pembuat video, Santoso atau Oso yang mengatakan “ada bagi-bagi amplop” saat kampanye Caleg No. 1 DPR RI PDI Perjuangan Darmadi Durianto di Kalibaru Jakarta Utara, Kamis (13/12), akhirnya meminta maaf atas kekeliruannya.

Permintaan maaf itu diucapkan Oso didampingi rekannya Ajat di hadapan Ketua RW 06, LMK, dan tokoh masyarakat tanpa ada unsur paksaan dari siapapun.


“Saya meminta maaf apabila pihak Pak Darmadi dirugikan atas video yang viral kemarin. Saya minta maaf atas keteledoran saya,” ujar Oso dalam video yang dishare Darmadi dikutip dari Gesuri, Jumat (14/12).

Meski demikian, Darmadi mengaku telah memaafkan Santoso atau Oso. Darmadi mengatakan hal ini wajar dan sudah biasa terjadi dalam dunia perpolitikan.

Apalagi, lanjutnya, dimusim kampanye menjelang pesta demokrasi Pemilu 2019 mendatang.

“Saya sudah memaafkan, susah..kan politik. Adem lagi ya sesudah April,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam video wawancara dengan warga di RT06, RW06, mereka juga mengatakan tidak ada amplop yang dibagikan, melainkan mereka memang mendapatkan kalender dan sticker.


Darmadi menegaskan dirinya selalu menghormati aturan dalam kampanye. Munculnya video “bagi-bagi amplop” dinilai hanya untuk jatuhkan kredibilitasnya.

Ia mengaku heran dengan pihak yang memainkan isu ini untuk diramaikan di media sosial. Darmadi merasa punya pengalaman menjadi calon legislator DPR RI, sehingga paham etika dalam melakukan kampanye.

“Kalau mau bagi-bagi amplop kan rasionalnya pas jelang pencoblosan untuk memilih saya, ya dong. Tapi itu untuk apa juga kan, sama saja rusak demokrasi kita,” ujar Darmadi.

Sebelumnya, sempat viral video Darmadi ketika kampanye di daerah pemilihan III Jakarta tepatnya di Cilincing, Jakarta, Rabu (1212).

Dalam video itu, Darmadi mensosialisasikan kepada warga bahwa dirinya adalah caleg PDI Perjuangan nomor urut 1 di dapil Jakarta III.

Namun, saat sosialisasi itu, salah seorang tim Darmadi terlihat membagikan kertas kepada perwakilan warga yang hadir. [SR]
Loading...
loading...