Ayah Bani Seventeen Sebut Anaknya Ingin Akhiri Karier Bermusik
logo

23 Desember 2018

Ayah Bani Seventeen Sebut Anaknya Ingin Akhiri Karier Bermusik

Ayah Bani Seventeen Sebut Anaknya Ingin Akhiri Karier Bermusik


GELORA.CO -  Alhamarhum Bassis band Seventeen, Muhammad Awal Purbani, sebenarnya telah berencana untuk menyudahi karier bermusiknya di tahun ini. Ia sempat mengutarakan akan beralih profesi menjadi seorang pengusaha kaus.

“Sebenarnya sepulang dari konser akhir tahun ini di Kalimantan, Bani bilang mau ke Klaten tempat produksi kaus. Dia sudah siap-siap mau berhenti dari Seventeen untuk usaha jualan kaus,” ujar ayah Bani, Fajar Wibowo (57), di rumah duka di kampung Gamping Tengah, Kelurahan Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta, Ahad (23/12).

Namun, nasib berkata lain. Sebelum mengakhiri karier bermusiknya bersama band yang telah didirikan selama 17 tahun, Bani justru menjadi korban meninggal dalam tragedi tsunami di kawasan Tanjung Lesung, Banten, Sabtu malam (22/12).

Fajar menuturkan rencana Bani keluar dari bandnya karena dua personel Seventeen memutuskan untuk terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri menjadi legislatif pada 2019 mendatang.

Mereka yang terjun ke politik yakni sang vokalis Riefian Fajarsyah dan Herman Sikumbang. Keduanya merupakan calon legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Mas Bani merasa karena dua rekannya maju caleg ya sudah, berarti aktivitas band kemungkinan tak berlanjut atau terganggu, makanya dia siap-siap usaha kaus,” ujarnya. Bani sendiri tak tertarik pada dunia politik dan memilih banting setir menjadi wirausaha.

Bani selama ini telah menjadi tulang punggung keluarga. Kuliah dan sekolah empat adiknya hampir semuanya dibantu oleh Bani. Termasuk adik laki-laki yang paling kecil yang baru tiga bulan masuk ke Sekolah Teknik Mesin di kawasan Sleman. Bani juga masih membiayai sekolahnya.

Tewasnya Bani dalam tragedi tsunami menjadi pukulan berat bagi keluarga, terutama bagi istri dan anaknya.

“Istrinya baru hamil muda anak kedua, usia kandungannya tiga bulan. Sedangkan anak pertama masih berusia tiga tahun” ujar Fajar.

Istri Bani, Cindri Wahyuni, merupakan dokter umum di Puskesmas Moyudan Sleman. Ia baru berdinas di Yogya dua bulan terakhir setelah dimutasi dari tempat dinas lamanya di Sumbawa. [kmp]

Loading...

Komentar Netizen

loading...