Teka-teki Tujuan Dufi Datangi Rumah Nurhadi-Sari sebelum Dibunuh
logo

25 November 2018

Teka-teki Tujuan Dufi Datangi Rumah Nurhadi-Sari sebelum Dibunuh

Teka-teki Tujuan Dufi Datangi Rumah Nurhadi-Sari sebelum Dibunuh


GELORA.CO - Hubungan perkenalan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi dengan Nurhadi dan Sari belum terang. Tujuan Dufi mendatangi rumah kontrakan Nurhadi pun jadi teka-teki.

Perkembangan terbaru dari kasus pembunuhan Dufi yang mayatnya dibuang dalam drum adalah penangkapan satu orang yang diduga terlibat. Polisi menangkap Dasep alias Yudi yang melarikan diri ke Sukabumi.

"Tersangka Yudi alias Dasep berperan membantu tersangka untuk mengangkat jenazah korban dan membantu membuang jenazah tersebut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/11/2018).

Dari sini, polisi mengejar satu orang lagi yang diduga membawa mobil Dufi. Tersangka Nurhadi sebelumnya mengaku berinisiatif mengajak Sari untuk membunuh Dufi demi menguasai mobil korban.

Dufi berkenalan dengan Nurhadi dan istrinya Sari lewat Instagram. Pertemuan Dufi dengan Nurhadi-Sari pada 16 November 2018 lalu bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, Dufi sudah menemui Nurhadi-Sari.

Maksud dan tujuan Dufi ke rumah kontrakan Nurhadi pada 16 November 2018, menurut Dedi, sekadar aktivitas sebagai sesama teman. Meski begitu, silaturahmi hari itu berujung tewasnya Dufi.

"Hanya bertandang ke rumah pelaku karena mereka teman, itu sementara hasil pemeriksaan awal," kata Dedi.

Selanjutnya, Nurhadi dan Sari menyusun rencana untuk menjebak korban. Nurhadi mengajak istrinya mencelakai Dufi demi menguasai mobil Toyota Innova milik Dufi.

"Terus saat itulah saya bilang (ke istri, red) kita 'gap' aja maksudnya mencelakai dia, ngambil mobil aja rencana mau dijual," kata Nurhadi dalam pengakuannya.

Dufi dibunuh di kontrakan Nurhadi di Bojongkulur, Bogor pada Sabtu (17/11). Mayatnya dalam drum ditemukan keesokan harinya sekitar pukul 06.30 WIB, Minggu (18/11).

Korban tewas dengan luka senjata tajam di sekeliling leher korban. Jenazahnya dimakamkan di TPU Budi Darma, Jakarta Utara, Senin (19/11).[dtk]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...