Tak Terbukti Doktrin Anti-Jokowi, Guru SMAN 87 Mengajar Lagi
logo

2 November 2018

Tak Terbukti Doktrin Anti-Jokowi, Guru SMAN 87 Mengajar Lagi

Tak Terbukti Doktrin Anti-Jokowi, Guru SMAN 87 Mengajar Lagi


GELORA.CO - Guru SMA Negeri 87 Jakarta, NK, yang sempat dituding menyebarkan isu anti-Jokowi terhadap murid-muridnya di sekolah bakal mengajar kembali.

Kepala Sekolah SMA N 87 Jakarta Patra Patiah menegaskan keputusan ini diambil setelah Bawaslu DKI menyatakan NK terbebas dari pidana pemilu dan tudingan tidak terbukti.

"Bawaslu sudah memberi info beliau tidak bersalah maka akan mengajar kembali," kata Patra kepada CNNIndonesia.com, Jumat (2/11).

Patra mengungkapkan NK yang sehari-hari mengajar mata pelajaran Agama ini sempat non-aktif karena fokus menghadapi kasus ini.

Psikis NK Tertekan

Patra kemudian menjelaskan kondisi NK kini masih tertekan karena kasusnya yang viral di media sosial itu. Untuk kembali mengajar, imbuh Patra, NK membutuhkan waktu khusus.

"Beliau dalam kondisi sakit tertekan secara psikis atas kasus ini. Dan mungkin tidak bisa masuk mengajar ke kelas saat ini," ucap dia.

Selain sudah kadung viral, NK juga kerap mendapatkan panggilan untuk mengklarifikasi kasus yang menimpanya.

"Setiap hari ada saja panggilan undangan untuk beliau klarifikasi penyelesaian kasus," ujar dia.

Sebelumnya NK dilaporkan oleh wali siswa yang mengklaim mendapat informasi bahwa anak dan teman-temannya mendapatkan doktrin anti-Jokowi saat proses belajar mengajar. Mendapat laporan itu, sekolah dan Dinas Pendidikan DKI melakukan investigasi dan menyerahkan kasus itu kepada Bawaslu DKI.

Sementara, para siswa tempat NK mengajar membela lantaran dianggap sebagai guru yang baik. Mereka tidak rela NK dipecat lantaran dituding sebagai anti-Jokowi.

Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengatakan bahwa tidak ada tindak pelanggaran pemilu yang dilakukan NK. Keputusan ini diambil dalam rapat pleno Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dengan keterangan sejumlah saksi.

"Kami klarifikasi panggil guru (NK), mencari keterangan kepala sekolah, kami juga ke sekolah ambil sampling keterangan dari murid sekolah," kata Puadi.

Tak hanya itu, pihaknya pun menemukan fakta bahwa wali murid pertama yang melaporkan bahwa guru NK melakukan doktrin anti Jokowi ke Kepala Sekolah SMAN 87 mengaku tak pernah menyekolahkan anaknya di SMAN 87.

"Kemudian yang mengaku orangtua siswa yang pelapor juga tidak ditemukan pelanggaran. Kami telusuri dapatlah atas nama dan alamatnya. Lalu kami kejar, tapi orang tersebut tidak merasa mempunyai anak bersekolah di SMAN 87," ucap dia. [cnn]

Loading...
loading...