Jadi 'Intel' Jokowi, Ruhut Dapat Tugas Buntuti Sandi saat ke Pasar
logo

17 November 2018

Jadi 'Intel' Jokowi, Ruhut Dapat Tugas Buntuti Sandi saat ke Pasar

Jadi 'Intel' Jokowi, Ruhut Dapat Tugas Buntuti Sandi saat ke Pasar


GELORA.CO - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ruhut Sitompul mengaku telah mendatangi Pasar Kadipolo dan Pasar Gede di Kota Solo, Jumat (16/11/2018). Kedatangan Ruhut tersebut untuk membuktikan pernyataan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno yang menyebut harga-harga di pasar tradisional naik dan mahal.

“Dari hasil kunjungan (Sandi) mengatakan daya beli masyarakat kurang, nyatanya saya dari Solo. Kawan-kawan di Solo enggak terima karena pasar itu penuh kok. Namanya Pasar Gede, Kadipolo itu penuh semua,” kata Ruhut dalam acara Polemik Trijaya bertajuk Narasi Gaduh, Politik Kisruh di Warung Daun Cikini, Sabtu (17/11/2018).

Menurut Ruhut, dirinya saat ini mendapat tugas untuk mendatangi pasar-pasar yang sebelumnya dikunjungi Sandi. Dia sengaja ingin membuktikan pernyataan Sandi yang dinilai tidak tepat.

“Nyatanya apa yang dikatakan Sandi 100 persen enggak benar. Orang Solo itu marah, siapa bilang daya beli kami berkurang. Saya dapat tugas baru, yaitu ditugaskan ke pasar yang Sandi datang, saya datang,” ujar dia.

Ruhut mengatakan, selain melihat langsung kondisi lapangan di pasar, kegiatan ini sekaligus defense isu ekonomi yang dilontarkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Selama dia masih turun terus pasti aku ikuti terus keliling. Ke pasar mana saja dia datang, saya ikuti. Mari kita lihat siapa yang lebih diolok-olokan,” ucap Ruhut.

Diketahui, Sandi bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan mengunjungi Pasar Kadipolo Solo pada Sabtu (22/9/2018) lalu. Ruhut kemudian ke Pasar Kadipolo dengan membawa uang Rp100.000 untuk berbelanja sejumlah bahan makanan. Dengan uang sebesar itu, dia mengaku bisa belanja tahu, tempe, aneka sayuran, ayam hingga cabai.

“Bahkan dengan Rp50.000 saya coba lagi semua masih bisa dapat dibeli. Jangan menakut-nakuti, ingat pasar itu milik rakyat, akhirnya nanti mereka ke mal,” ucap Ruhut. [inews]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...