Tim Prabowo Sebut Jokowi Penampilan Merakyat, Kebijakan Tidak
logo

17 Oktober 2018

Tim Prabowo Sebut Jokowi Penampilan Merakyat, Kebijakan Tidak

Tim Prabowo Sebut Jokowi Penampilan Merakyat, Kebijakan Tidak


GELORA.CO - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono menyebut Presiden Joko Widodo sebagai pengkhianat rakyat lantaran kerap menerbitkan kebijakan yang merugikan. Misalnya, kata dia, berupa impor beras dan gula serta mendatangkan pekerja dari China.

Ferry mengatakan hal tersebut untuk menanggapi pernyataan Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto yang menyebut Prabowo dan Sandi tidak merakyat lantaran terlahir dalam keluarga pengusaha.

"Sebaliknya orang biasa dengan penampilan merakyat tapi tindakan dan kebijakannya justru merugikan rakyat seperti impor beras, gula, garam dan mendatangkan buruh murah dari China, Justru adalah pengkhianat rakyat," tutur Ferry saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (17/10).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu lantas menjelaskan bahwa merakyat merupakan kata sifat. Merakyat, lanjut Ferry, memiliki makna seseorang dekat dengan rakyat apapun latar belakang dan taraf ekonominya. 


Ferry menyebut Prabowo jelas seorang yang merakyat karena merupakan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Dia mengklaim Prabowo memiliki hubungan emosional dengan para petani selaku ketua umum HKTI.

Selain itu, kata Ferry, Prabowo merupakan mantan tentara yang memang diharuskan dekat dengan rakyat. Prabowo pun, lanjutnya, pernah mengeluarkan dana pribadi untuk membebaskan tenaga kerja Indonesia dari hukuman gantung. 

Ferry lalu menyinggung jabatan yang diemban Prabowo yakni Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Menurut dia, Prabowo juga tidak sungkan mengeluarkan dana pribadi untuk mengembangkan pencak silat yang disebutnya sebagai cabang olahraga merakyat.

"Begitu juga Sandiaga Uno yang sudah lama menjadi ketua umum asosiasi pedagang pasar merujuk pada sifat merakyat, " kata Ferry.

Sebelumnya, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyebut pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memiliki jarak dengan rakyat lantaran keturunan dari keluarga pengusaha dan keluarga berada.

Atas dasar itu Hasto meyakini kampanye Prabowo-Sandiaga ke pasar hingga ibu-ibu tidak akan berdampak sama sekali bagi elektabilitas keduanya di Pilpres 2019.

"Apapun Pak Sandi kan sosok pengusaha yang sangat kaya. Demikian juga Pak Prabowo, terlebih dengan preferensi orang tua, maupun mertuanya," ujar Hasto dalam pesan tertulis, Selasa (16/10). [cnn]

Loading...
loading...