PDIP Klaim Kebijakan Jokowi-JK Sudah Berpihak ke Wong Cilik
logo

19 Oktober 2018

PDIP Klaim Kebijakan Jokowi-JK Sudah Berpihak ke Wong Cilik

PDIP Klaim Kebijakan Jokowi-JK Sudah Berpihak ke Wong Cilik


GELORA.CO - PDIP memuji kinerja pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang akan genap memimpin negeri ini selama empat tahun pada 20 Oktober mendatang. 

Politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari menilai banyak perubahan ke arah yang lebih baik dari bangsa ini selama Jokowi-JK memimpin.

"Buktinya ada pembangunan infrastruktur hingga gebrakan-gebrakan signifikan untuk kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok desa," katanya dalam diskusi bertajuk ‘4 Tahun Jokowi: Catatan Sukses dan Pekerjaan Tersisa’ di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (18/10).

Tak hanya itu, menurut dia, kebijakan pemerintahan Jokowi selama ini juga telah berpihak kepada rakyat kecil atau wong cilik. Utamanya, terkait terobosan kebijakan yang menyangkut Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, BPJS Kesehatan, dan lain sebagainya.

Di mata Eva, keberhasilan paling tinggi pemerintahan Jokowi-JK adalah di bidang infrastruktur. Apalagi, infrastruktur yang dibangun dari wilayah kota hingga pelosok telah membuat tingkat kepuasan publik meningkat.

Kepuasan publik meningkat karena infrastruktur tidak hanya bisa langsung digunakan masyarakat, tapi juga menambah nilai investasi.

“Investment grade kita naik sehingga capital in flow kita naik, tingkat kepercayaan masyarakat naik,” imbuhnya.

Atas alasan itu, Eva mengklaim bahwa Jokowi-JK telah memenuhi janji-janji kampanyenya, sesuai yang tertuang di dalam Nawacita.

Direktur Rumah Mediasi Indonesia, M. Rida Saleh yang juga narasumber dalam diskusi mengamini pernyataan Eva.

Jokowi, kata dia, berhasil dengan mengalirkan dana desa untuk membangun daerah yang tertinggal. Setidaknya sejak 2015 lalu sudah 121.000 km jalan desa yang dibangun. Adapun total dana yang sudah digelontorkan, yakni senilai Rp 180 triliun.

“Selain dana desa, ada juga sekitar 7.000 embung, dan macam-macam program desa lainnya,” pungkasnya. [rmol]

Loading...
loading...