Musisi Kristen: Memperolok Larangan Daging Babi Munculkan Perpecahan antar Umat Beragama
logo

21 Oktober 2018

Musisi Kristen: Memperolok Larangan Daging Babi Munculkan Perpecahan antar Umat Beragama

Musisi Kristen: Memperolok Larangan Daging Babi Munculkan Perpecahan antar Umat Beragama


GELORA.CO - Musisi senior dan beragama Kristen Frans Mohede mengkritik keras Tretan Muslim dan Coki Pardede yang mengolok-olok larangan daging babi. 

“Mereka potensi penebar perpecahan antar umat beragama. Pantas sekali mereka diseret ke penjara,” kata Frans di akun Twitter-nya @muaydisco76. 

Frans mengatakan, dalam ajaran Kristen tidak dibenarkan memperolok-olok agama lain yang telah mengharamkan daging babi. 

“Sampai di antara mereka berdua ada yg mengaku kristiani,ajaran siapa yang mereka telan?” kata Frans. 

Tretan Muslim dan Coki Pardede yang kembali menuai perhatian. Baru-baru ini, Tretan Muslim mengunggah video dirinya masak daging babi dengan kurma di YouTube channelnya.

Dalam video, Tretan di antaranya berkata, 

“Untuk pertama kalinya dalam hidup saya melihat daging babi. Nggak bau ya (pas cium daging babi). Coba kita dengarkan, neraka, neraka, api neraka, babi ini neraka. Saya akan memasak daging babi. Ini keren ya seorang chef memasak tanpa dicicipi. Kalau orang Islam bagian terbaik dari babi, dibuang. Tidak ada yang terbaik dari alharamin. Karena daging babi haram, kita akan campurin unsur-unsur Arab, kurma dan madu. Sangat Arab, sangat Timur Tengah sekali. Kira-kira apa yang terjadi makanan haram babi ini dicampur dengan makanan barokah dari kurma dan madu,” ucap Muslim dalam vlognya. [sns]

Loading...
loading...