Khabib Nurmagomedov Beberkan Kelemahan McGregor: Saya Lihat Matanya, Ia Sudah Hancur
logo

15 Oktober 2018

Khabib Nurmagomedov Beberkan Kelemahan McGregor: Saya Lihat Matanya, Ia Sudah Hancur

Khabib Nurmagomedov Beberkan Kelemahan McGregor: Saya Lihat Matanya, Ia Sudah Hancur


GELORA.CO - Pertandingan antra petarung UF Khabib Nurmagomedov melawan Conor McGregor telah usai.

Namun, cerita pasca pertandingan masih dikonsumsi publik mengingat banyaknya isu yang tercipta.

Setelah pertandingan usai, Khabib kepada stasiun tv Rusia, Channel One mengatakan kelemahan dari McGregor, Sabtu (13/10/2018).

Dikutip TribunWow.com dari Bolasport, Khabib melihat McGregor tidak pernah berani melihat tepat mata Khabib.

Khabib merasa McGregor melihat arah tengah kedua mata Khabib dan tidak pernah ke titik fokus mata.

"Ia tak pernah melihat mata saya. Itu seperti dia (McGregor) melihat saya, tetapi tidak pernah berani menatap tepat di mata," ujar Khabib.

"Saya merasa dia melihat ke arah tengah saja. Tempat di sekitar mata, ia tak pernah melihat langsung ke mata saya," ujarnya menambahkan.

Dari situlah Khabib mengatakan jika ia mengetahui bahwa mental McGregor telah jatuh sebelum bertanding.


"Dan ketika kami berada di oktagon sebelum bertanding, saya melihat matanya, saya melihat fokus dan tingkahnya, ia sudah hancur," tambahnya.

Selain membeberkan fakta soal kelemahan McGregor, Khabib juga mengatakan dirinya tidak bisa tidur nyenyak jelang pertandingan tersebut.

Bahkan, ia mengaku sempat jatuh sakit sebelum laga.

"Saya tidur dengan sangat nyenyak karena sehari sebelumnya saya tidak tidur sama sekali," ujar Khabib.

Sakit tersebut timbul karena efek dari Khabib berusaha menurunkan berat badannya.

Hal ini dilakukan agar berat badan petarung Rusia tersebut tidak melewati batas kategori kelas ringan.

"Saya kehilangan berat badan dan kondisi saya sangat buruk. Saya bahkan merasa kejang-kejang, saya merasa sangat sakit."

"Namun jika saya kalah, saya tak akan mengatakan hal ini kepada Anda, karena itu akan dianggap sebagai alasan."

"Yang terpenting adalah psikologis saya, jika tidak siap, maka latihan fisik tak akan membantu saat pertandingan," ucap Nurmagomedov.[tribun]

Loading...
loading...