Video SBY Coblos Nomor 1, Demokrat Minta Jokowi Tegur Pendukung agar Tak Sebar Hoax
logo

24 September 2018

Video SBY Coblos Nomor 1, Demokrat Minta Jokowi Tegur Pendukung agar Tak Sebar Hoax

Video SBY Coblos Nomor 1, Demokrat Minta Jokowi Tegur Pendukung agar Tak Sebar Hoax


GELORA.CO -  Partai Demokrat meminta calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo untuk menegur pendukungnya agar tak menebar hoaks saat mendeklarasikan dukungan terhadap mantan Wali Kota Solo itu. 

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional koalisi Adil Makmur Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahahean mengatakan banyak sekali video-video hoaks yang bahkan mencatut nama Partai Demokrat. 

Misalnya kata dia, saat ini telah tersebar beberapa potongan video hoaks yang berisi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dibuat seolah menyampaikan dukungannya untuk Jokowi-Ma'ruf Amin. 

Video itu, kata Ferdinand, adalah satu dari sekian banyak contoh informasi hoaks yang diduga disebar oleh para pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

"Teguran Jokowi sangat perlu kepada pendukungnya, kecuali Jokowi menikmati hoaks itu supaya juga tidak muncul dugaan bahwa jangan-jangan malah tim Pak Jokowi yang memfasilitasi," kata Ferdinand melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com saat dikonfirmasi, Senin (24/9).

Jokowi sendiri, kata Ferdinand, telah menandatangani prasasti kampanye damai bersama pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Minggu (23/9). 

"Itu kan prasasti untuk hindari fitnah, hoax, dan kampanye hitam," kata Ferdinand. 

"Jangan sampai yang seperti itu hanya jadi seremonial saja tanpa arti dan tanpa makna sebagaimana sepatutnya," kata dia. 

Ferdinand sendiri mengaku partainya memang belum menandatangani terkait prasasti kampanye damai itu karena sempat terjadi kendala saat acara itu digelar yang menyebabkan SBY walkout sebelum acara selesai. 

"(Soal tanda tangan prasasti) nanti saya cek dulu. Tapi yang jelas minta kepada Pak Jokowi ingatkan pendukungnya, itu saja," kata dia.

Sebelumnya Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi mempertanyakan aksi walkout SBY saat deklarasi kampanye damai di Monumen Nasional (Monas), kemarin.

Budi menjelaskan kehadiran Projo dalam Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 di Lapangan Silang Barat Tugu Monas, Jakarta Pusat untuk menjadikan pesta demokrasi 2019 berlangsung damai dan penuh kegembiraan.

"Kami hanya membawa energi dan kegembiraan rakyat. Kami menghormati siapapun parpol peserta pemilu 2019 . Kami menghormati Pak SBY sebagai Presiden RI ke 6 . Begitu pula Bu Mega dan Pak Habibie," kata Budi dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Budi, relawan Projo hanya bernyanyi 'Jokowi lagi', 'Jokowi lagi' dan tidak memprovokasi siapapun. [cnn]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...