logo

6 September 2018

Truk Rombongan Brimob Pengawal Jokowi Terjungkal, Satu Personel Tewas

Truk Rombongan Brimob Pengawal Jokowi Terjungkal, Satu Personel Tewas


GELORA.CO - Presiden Joko 'Jokowi' Widodo melakukan kunjungan ke Jawa Timur, Kamis (6/9). Berbagai pengamanan pun dilakukan oleh aparat baik dari Polri dan TNI. Namun, ada satu tragedi. Rombongan Brimob yang hendak mengamankan di Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah terjungkal di Jalan Raya Desa Nogosari Jurang Menjing, Pacet Mojokerto.

1. Diduga truk berisi 25 personel Brimob alami rem blong

Dari informasi yang dihimpun oleh IDN Times, rombongan ini berisi 25 personel Brimob Madiun. Diduga, truk mengalami rem blong sehingga terjungkal dan menabrak satu mobil Suzuki APV yang sedang berhenti. "Betul kecelakaan. Kecelakaan adalah kejadian di jalan raya yang tidak ada unsur sengaja untuk mengakibatkan meninggal dunia, luka bakar, hingga kerugian material," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kamis (6/9).

Dalam kecelakaan ini, kondisi truk milik Brimob Madiun rusak berat dengan kaca depan pecah. Sementara, satu mobil APV yang diparkir di pinggir jalan rusak berat di bagian belakang akibat tertabrak mobil Dinas Brimob Madiun.

2. Satu orang personel Brimob dinyatakan meninggal dunia

Akibat dari laka tunggal ini, satu anggota Brimob Aiptu Handi Eko meninggal dunia. Dia dinyatakan meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit. Selain itu ada beberapa anggota Brimob dan masyarakat yang dibawa ke rumah sakit. "Korban Danton Aiptu Handi Eko, 43 tahun setelah dilakukan pertolongan dengan maksimal, namun Allah SWT berkehendak lain dan dikabarkan yang bersangkutan telah meninggal dunia," tambah Barung.

3. Ada 4 personel luka, sementara 1 masyarakat luka

Sementara itu, ada empat korban yang kini dalam penanganan di Rumah Sakit Sumber Glagah Pacet. Yakni Brigadir Muklis (33), Bripka Suryadi (42), Bripka Agus Sujarwanto (42) dengan tangan kanan yang diamputasi dan jari tangan kiri terluka, dan Aiptu Heri Santoso (43). Ada juga korban, masyarakat sipil, Kasan (53) yang mendapat penanganan di RS Sumber Glagah Pacet. [idntimes]

Loading...
loading...