Raja Malaysia Batalkan Perayaan Ulang Tahun demi Bantu Bayar Utang Negara
logo

2 September 2018

Raja Malaysia Batalkan Perayaan Ulang Tahun demi Bantu Bayar Utang Negara

Raja Malaysia Batalkan Perayaan Ulang Tahun demi Bantu Bayar Utang Negara


GELORA.CO -  Yang Dipertuan Agong Sultan Muhammad V membuat sejarah baru. Kemarin, Jumat (31/8) dia menjadi raja Malaysia pertama yang meniadakan pesta ulang tahun.

Padahal, biasanya, hari lahir raja diperingati dengan sangat meriah. Ada parade militer dan pesta minum teh bersama ribuan tamu undangan. Kali ini, dana pesta disumbangkan ke Tabung Harapan untuk membayar utang.

”Agong berterima kasih kepada pemerintah yang telah merencanakan rangkaian perayaan ulang tahun untuk beliau,” ungkap Bendahara Istana Wan Ahmad Dahlan Abdul Aziz kepada Channel News Asia.

Tapi, kali ini, pemimpin monarki Malaysia itu tidak akan menghelat perayaan. Anggaran yang sudah dikucurkan bakal disumbangkan ke Tabung Harapan. Itu akan menjadi tambahan bagi negara untuk melunasi utang sebesar 1 triliun ringgit atau sekitar Rp 3.591 triliun.

Kepada media, Wan Ahmad mengungkapkan bahwa Agong akan tetap memperingati ulang tahunnya bersama rakyat. Tapi, acara pada 9 September itu akan diselenggarakan secara sederhana.

’’Rangkaian selain dua acara pokok akan tetap dilaksanakan,” ujarnya. Acara pokok yang dia maksud adalah parade militer dan pesta minum teh.

Sultan Muhammad V yang saat ini menjabat Agong adalah raja yang dinamis. Dia tidak menerapkan protokoler kerajaan dengan kaku. Tahun lalu, dia mengubah tanggal perayaan ulang tahun raja.

Sebelumnya, perayaan selalu dihelat pada pekan pertama Juli. Tapi, perayaan tahun lalu diundur menjadi pekan terakhir Juli atau tanggal 29.

Tahun ini, hari istimewa itu jatuh pada 9 September. Padahal, ulang tahun Agong sebenarnya jatuh pada 6 Oktober. Pekan lalu, kerajaan sudah menyatakan tidak akan memberikan gelar bangsawan pada perayaan tahun ini. Itu adalah tradisi yang identik dengan perayaan ulang tahun raja. [jpnn]

Loading...
loading...