Pelatih Paralayang Asian Games Jadi Korban Tsunami di Palu
logo

30 September 2018

Pelatih Paralayang Asian Games Jadi Korban Tsunami di Palu

Pelatih Paralayang Asian Games Jadi Korban Tsunami di Palu


GELORA.CO - Pelatih atlet paralayang asal Jawa Timur diduga menjadi korban bencana tsunami yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Rombongan atlet yang berjumlah 8 orang tersebut sedang berada di Kota Palu ketika bencana melanda.

Termasuk di dalam rombongan adalah Yustira Ramadhani, pelatih atlet paralayang yang mengantarkan Indonesia memenangi medali emas Asian Games 2018.

Bencana Tsunami di Kota Palu, Sulawesi Utara, turut dirasakan oleh para atlet paralayang Jawa Timur (Jatim) yang beranggotakan 8 atlet.

Turut serta dua pelatih, salah satunya Yustira Ramadhani.
Menurut informasi yang dihimpun kumparanSPORTS dari Penasihat Paralayang Jatim, Yudho Nugroho, rombongan tiba di Palu sejak Rabu (26/9/2018). Rencananya, mereka mengikuti Festival Pesona Palu yang berlangsung di Pantai Talise sampai Minggu (30/9).

Namun, rencana tak berjalan mulus gara-gara musibah gempa dan tsunami pada Jumat (28/9) sore. Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Kabupaten Donggala dan disusul dengan tsunami setinggi 1,5 meter di Kota Palu.

Akibat bencana tersebut, Hotel Roa Roa yang menjadi penginapan rombongan tim paralayang Jawa Timur roboh.

Beberapa di antaranya mengalami luka-luka, yakni Sugeng Santoso, Viki, dan Gigih.
Adapun, tiga orang anggota rombongan, yakni Reza, Ardi, dan Fahmi, belum ditemukan keberadaannya.

Sementara, Yustira termasuk dalam korban selamat yang sudah ditemukan. Mereka yang telah selamat rencananya segera diterbangkan ke Jatim pada Minggu.

Tim atlet paralayang Indonesia. (Foto: dok. Tim Media CdM)


"Tujuh sudah ditemukan dan dievakuasi ke Ujung Pandang. Rencananya, mereka dipulangkan ke Jatim. 

Sisanya tiga orang menginap di Roa Roa, tetapi belum ditemukan sampai sekarang," tutur Yudho dalam sambungan telepon, Minggu pagi.

Pada Asian Games lalu, Yustira merupakan pelatih yang mengasuh tim beregu putra. Tim yang terdiri dari lima pilot ini --Jafro Megawanto, Joni Efendi, Roni Pratama, Aris Apriansyah, dan Hening Paradigma-- sukses merengkuh medali emas di nomor akurasi dalam pertandingan di Gunung Mas, Jawa Barat.

Tim Paralayang Indonesia (dari kiri ke kanan) Jafro Megawanto, Roni Pratama, Hening Paradigma, Joni Efendi, Aris Apriansyah berhasil meraih medali medali emas untuk nomor ketepatan mendarat beregu putra Asian Games 2018 di Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/8). 



Loading...

Komentar Pembaca

loading...