PDIP Sindir Pemimpin Pencitraan: Sampai Bibir Dipoles Lipstik
logo

28 September 2018

PDIP Sindir Pemimpin Pencitraan: Sampai Bibir Dipoles Lipstik

PDIP Sindir Pemimpin Pencitraan: Sampai Bibir Dipoles Lipstik


GELORA.CO - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berbicara soal pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat dan pemimpin yang cenderung pencitraan. Ia menyebut soal pemimpin hasil 'polesan'.

Sebelum berbicara soal pemimpin polesan, Hasto tengah membahas 'The New Prabowo'. Hasil survei soal citra baru Prabowo Subianto yang pernah dilontarkan Sandiaga Uno itu belum populer berdasarkan hasil survei LSI Denny JA.

Hasto lalu menuding Prabowo menggunakan konsultan asing, bahkan sejak Pilpres 2014. Namun dari hasil survei yang ada, Joko Widodo (Jokowi) tetap mengalahkan Prabowo.

"Hasil survei kemarin juga menunjukkan, (meski ada) upaya-upaya dengan menghadirkan berbagai konsultan itu, ternyata rakyat melihat secara jernih mana pemimpin yang benar-benar hadir apa adanya," ungkap Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2018).

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin itu lalu berbicara mengenai sosok pemimpin polesan. Namun Hasto tak menyebut siapa yang ia maksud.

"Mana pemimpin yang hadir sebagai sebuah polesan, sampai bibirnya pun harus dipoles dengan lipstik, itu misalnya," sebut dia.

Sebelumnya Hasto menuding Prabowo menggunakan jasa konsultan asing sejak Pilpres 2014. Ia menyindir soal 'The New Prabowo' yang ternyata dinilai tak berhasil.

LSI Denny JA melakukan survei soal 'The New Prabowo' yang dilontarkan Sandiaga untuk menggambarkan potret baru Prabowo. Dari hasil survei itu, 'The New Prabowo' ternyata belum populer.

"The New Prabowo sebenarnya bisa menjadi magnet elektoral buat Prabowo. Tetapi sejauh ini mengapa belum signifikan, karena memang masyarakat yang mengenal, mengetahui, isu The New Prabowo juga baru 13 persen. Jadi belum populer di masyarakat," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, di gedung Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (27/9). [dtk]

Loading...
loading...