Moeldoko soal Ijtimak Ulama Jilid II: Kecil lah, Suaranya Kecil
logo

15 September 2018

Moeldoko soal Ijtimak Ulama Jilid II: Kecil lah, Suaranya Kecil

Moeldoko soal Ijtimak Ulama Jilid II: Kecil lah, Suaranya Kecil


GELORA.CO - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Moeldoko yakin dukungan para ulama di Ijtimak Ulama Jilid II tak bakal menggerus suara Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 mendatang.

Mantan Panglima TNI itu memprediksi suara ulama-ulama di Ijtimak Ulama II itu sangat kecil dan tak signifikan untuk menggerus suara Jokowi-Ma'ruf.

"Tidaklah [khawatir]. Kecil lah, suaranya [Ijtimak Ulama] kecil," kata Moeldoko saat ditemui usai menghadiri Rakernas Projo di Kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (15/9).

Diketahui, Ijtima Ulama jilid II akan digelar pada Minggu, 16 September besok. Agenda ini digelar dengan semangat ganti presiden pada pilpres 2019.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) itu mengatakan bahwa Jokowi-Ma'ruf bukanlah calon kepala negara yang dirancang bagi satu golongan ataupun bagi satu agama saja. 

Ia menilai bahwa kedua tokoh tersebut telah dirancang untuk mewakili kemajemukan karakter masyarakat Indonesia.

"Pak Jokowi itu Presidennya Indonesia bukan satu kelompok tertentu," kata dia.

Lebih lanjut, Moeldoko mengaku pihaknya tak terlalu pusing memikirkan acara Ijtima Ulama II itu dan pihaknya telah melakukan analisis perbandingan kekuatan politik antara kubu Jokowi-Ma'ruf dengan kubu Prabowo-Sandiaga di Pilpres.

"Jadi secara strategis kami sudah melihat kekuatan masing-masing. Enggak perlu khawatir," kata dia 

Sebelumnya, Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak mengatakan tujuan Ijtimak Ulama nantinya hanya untuk memastikan peran ulama dalam dukungan kepada pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga Uno, serta komitmen keduanya atas kesepakatan dari hasil Ijtimak. [cnn]

Loading...
loading...