logo

4 September 2018

Komisi II Kritik Kapuspen Kemendagri yang Hadiri Acara Relawan Jokowi

Komisi II Kritik Kapuspen Kemendagri yang Hadiri Acara Relawan Jokowi


GELORA.CO - Komisi II DPR mengkritik sikap Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar yang bernuansa politis. Bahtiar kedapatan menghadiri acara deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf dari sekelompok relawan pada Rabu (15/8) lalu.

Tak hanya itu, Bahtiar mengaku kehadirannya di situ mewakili Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Yang lebih mencengangkan, dalam acara itu, Bahtiar memberikan statement politik, mengajak para relawan memilih Jokowi-Ma’ruf pada 17 April 2019, hari pencoblosan.

Wakil Ketua Komisi II DPR Mardani Ali Sera mengatakan, tindakan Bahtiar tersebut sangat tidak etis. Sebab, Bahtiar merupakan ASN atau pejabat publik yang sepatutnya melayani rakyat, bukan malah mengajak mendukung salah satu paslon.

“Tindakan tidak etis kalau sebagai perwakilan menteri apalagi ASN mengajak mendukung salah satu paslon. Walau belum ditetapkan KPU, tetap harus menjaga netralitas,” kata Mardani melalui pesan singkat kepada kumparan, Senin (3/9).

Menurut Mardani, jika sikap seperti ini terus terjadi, maka tentu akan merugikan pemerintah sendiri. Sebab, menurut Mardani, perilaku tidak etis ini akan mengurangi kredibilitas pemerintah sendiri.

“Kasihan kalau perilaku seperti ini berjalan terus. Pemerintah mengurangi sendiri kredibiltasnya,” jelas Ketua DPP PKS itu.

Sebelumnya, Kapuspen Kemendagri Bahtiar hadir di acara ulang tahun ke-12 relawan Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), yang sekaligus acara peresmian rumah pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Graha Kemandirian, Cideng, Jakarta Pusat, Rabu (15/8).

Dalam acara itu, Bahtiar mengajak para relawan untuk memilih Jokowi-Ma’ruf pada hari pencoblosan pilpres, 17 April 2019.

“Secinta apa pun rekan-rekan Jaman terhadap Pak Jokowi, tetap 5 tahun sekali harus diuji kecintaan kita ini. Oleh karenanya, pesan Pak Tjahjo Kumolo kepada Jaman, tunjukkanlah kecintaan Anda pada Pak Jokowi pada 17 April 2019 di hari pencoblosan untuk Presiden Republik Indonesia 2019-2024,” ucap Bahtiar. [kumparan]

Loading...
loading...