Jokowi 'Kuasai' Media Mainstream, Gerindra Andalkan Medsos
logo

7 September 2018

Jokowi 'Kuasai' Media Mainstream, Gerindra Andalkan Medsos

Jokowi 'Kuasai' Media Mainstream, Gerindra Andalkan Medsos


GELORA.CO - Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono mengatakan penunjukkan Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf akan semakin membuat tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bekerja keras untuk menang di Pilpres 2019.

"Erick itu pengusaha muda, jelas dari sisi logistik, kubu mereka (Jokowi) akan bertambah. Mereka juga menguasai media mainstream tapi kami akan menggunakan media sosial," kata Arief kepada CNNIndonesia.com, Jumat (7/9).

Erick diketahui merupakan pengusaha media. Dia memiliki saham di bisnis radio, media cetak dan televisi. Selain Erick, sejumlah pemilik media juga bergabung mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin, seperti Hary Tanoesoedibjo dan Surya Paloh.

Diakui Arief, kehadiran Erick di tim pemenangan Jokowi justru menjadi pemacu semangat tim Prabowo-Sandi agar tak lengah.

"Tantangan besar bagi kami. Dan kami akan ubah strategi dengan menurunkan juru bicara juru bicara langsung di tengah rakya, seperti tukang becak, emak-emak untuk menyuarakan Prabowo," katanya.

Sementara itu, Arief menilai penunjukkan Erick sebagai ketua tim kampanye tak lepas dari kondisi perekonomian saat ini, di mana nilai tukar rupiah terhadap dolar merosot. 

Erick, kata Arief, ditunjuk untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang ekonomi. Tapi, menurutnya hal itu takkan berpengaruh.
Jokowi 'Kuasai' Media Mainstream, Gerindra Andalkan Medsos

Joko Widodo sebelumnya mengaku telah lama mengincar Erick Thohir sebagai Ketua TKN Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019.

Jokowi menjelaskan alasannya menunjuk Erick karena sudah beberapa kali bekerjasama, salah satunya saat meminta Erick menjadi Ketua INASGOC di Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang.

Atas hal itu, ia mengaku mempercayai Erick untuk memimpin pemenangan dirinya dan Maruf di Pilpres 2019.

"Saya mempercayai Pak Erick Thohir untuk bekerja bersama-sama ini kan tidak hanya pas Asian Games, pas INASGOC, sebelumnya kan tidak sekali dua kali," ujarnya.

Erick Thohir mengaku baru diminta Jokowi untuk menjadi Ketua TKN pada tanggal 20 Agustus 2018. [cnn]

Loading...
loading...