Ferry Mursyidan Membelot ke Kubu Prabowo-Sandiaga, Ini Tanggapan Surya Paloh
logo

2 September 2018

Ferry Mursyidan Membelot ke Kubu Prabowo-Sandiaga, Ini Tanggapan Surya Paloh

Ferry Mursyidan Membelot ke Kubu Prabowo-Sandiaga, Ini Tanggapan Surya Paloh


GELORA.CO - Kader partai berpindah ke kubu pasangan calon presiden yang didukung kembali terjadi.

Kali ini partai koalisi dari Jokowi-Maruf Amin, kader Nasdem, Ferry Musyidan dikabarkan telah membelot ke kubu Prabowo Sandiaga.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pun memberikan tanggapan atas kadernya yang mendukung kubu lawan.

Surya menanyakan status kader Nasdem yang masih melekat pada dirinya.

Hal itu lantaran Surya tidak mengetahui pasti apakah saat ini Ferry masih berstatus sebagai politikus Nasdem.

"Jangan-jangan kalau kita bilang dia masih di Nasdem, nanti dia bilang sudah enggak di Nasdem," kata Surya yang dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Sabtu (1/9/2018).

Namun, Surya juga memberikan selamat pada Ferry jika telah memilih bergabung ke kubu Prabowo.

"Ah, selamat lah kepada Ferry. Itu dulu ucapan selamat," kata Surya.

Surya mengatakan, ia memang sudah lama tidak berkomunikasi dengan Ferry.

Ia sudah tidak lagi berkomunikasi sejak Ferry dicopot dari posisi Menteri Agraria dan Tata Ruang, pada 2016 lalu.

"Saya pikir dia menghilang, bertapa," kata Surya.

Sementara di hari yang sama, kader dari Partai Demokrat, Deddy Mizwar juga memiliki pilihan sendiri tidak sama seperti koalisi yang diusung partainya.

Deddy tampak berada di rumah pemenangan Jokowi-Maruf, Sabtu (1/9/2018).

Di sana, hadir pula para anggota tim kampanye dari Jokowi-Maruf.

Tim tersebut antara lain, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus, dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni.

Setelah selesai bertemu dengan para tim kampanye, Deddy Mizwar pun mengatakan jika dirinya memilih pasangan Jokowi-Maruf.

"Di dalam agama kita, setiap agama (mengajarkan) memilih yang lebih baik atau yang minimal buruknya kurang, lebih sedikit buruknya. Mudharatnya lebih sedikit. Dan dalam perspektif kita masing-masing," ujar Deddy Mizwar usai mengikuti tim pemenangan Jokowi-Maruf di Rumah Cemara, Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

Namun, ia tidak gamblang menjelaskan alasannya membelot dari pilihan partainya itu.

"Saya tidak perlu katakan (alasan) itu, karena saya akan membandingkan. Saya tidak mau membandingkan. Biarlah saya dengan persepsi saya. Kalian dengan persepsi masing-masing," kata Deddy.[tribun]

Loading...
loading...