logo

16 September 2018

Berkacamata Hitam, Prabowo Hadiri Ijtima Ulama II Tanpa Sandi

Berkacamata Hitam, Prabowo Hadiri Ijtima Ulama II Tanpa Sandi


GELORA.CO -  Bakal calon presiden Prabowo Subianto menghadiri Ijtima Ulama II yang dihelat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu (16/9). Pantauan CNNIndonesia.com, Prabowo tiba di lokasi pukul 13.00 WIB tanpa ditemani bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno.

Dia mengenakan pakaian kemeja biru muda plus dasi berwarna merah dan kaca mata hitam. Prabowo tidak mengucapkan sepatah kata pun sejak turun dari mobilnya. Dia langsung masuk ke hotel tempat Ijtima Ulama II dilaksanakan secara tertutup.

Selain Prabowo, hadir pula Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, anggota Dewan pembina Gerindra Fuad Bawazier, serta caleg PAN Eggi Sudjana. Tokoh yang menghadiri Ijtima Ulama I seperti ketua majelis kehormatan PAN Amien Rais, ketua umum PBB Yusril ihza Mahendra dan lainnya belum nampak hadir.

GNPF Ulama menghelat Ijtima Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta pada hari ini. Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak mengatakan ulama yang hadir mencapai 1.000 orang.

"Lebih banyak dari ijtima ulama pertama yang jumlahnya 500," ucap Yusuf. 

Yusuf mengatakan Ijtima Ulama akan menjelaskan kepada para peserta mengenai upaya GNPF Ulama dalam merealisasikan hasil ijtima ulama yang pertama. Selanjutnya, GNPF Ulama akan menyodorkan Pakta Integritas kepada Prabowo untuk ditandatangani. 

Pakta tersebut berisi 15 poin. Yusuf tidak merinci. Namun, Yusuf memastikan tidak ada permintaan jabatan oleh GNPF Ulama dalam pakta tersebut. Dia mengklaim Ijtima Ulama II murni untuk kepentingan umat Islam, bukan kepentingan GNPF Ulama.

Yusuf mengatakan Prabowo tidak dapat menawar isi Pakta Integrtitas. Prabowo, katanya, hanya akan mendapat dukungan dari GNPF Ulama jika menandatangani Pakta Integritas. Jika tidak, maka GNPF Ulama tidak akan mengalirkan dukungan kepada Prabowo dalam Pilpres 2019.

"Tidak mau tanda tangan, selamat jalan," ucap Yusuf. [cnn]

Loading...
loading...