logo

6 Agustus 2018

Ustad Somad: Wakil Presiden Tak Bisa Buat Perda

Ustad Somad: Wakil Presiden Tak Bisa Buat Perda


GELORA.CO - Ustadz Abdul Somad (UAS) menyebut seorang Wakil Presiden RI tidak bisa membuat Peraturan Daerah (Perda) mengenai bayar zakat untuk para aparatur sipil negara (ASN). Hal ini disampaikan oleh Ustad Somad ketika berceramah di Masjid DPRD bersama Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Awalnya, Ustad Somad membahas soal zakat, infak, sodaqoh, wakaf, wasiat dan hibah. Namun, dalam isi ceramahnya itu menyerempet juga terkait soal wakil presiden tidak bisa membuat peraturan daerah (Perda).

Saat itu, ustad somad mengatakan yang punya tabungan Rp 100 juta supaya mengeluarkan 2,5 persen. Meskipun, apabila ada yang tidak mau mengeluarkan zakat juga tak apa-apa. Hanya saja, Ustad Somad menceritakan sebuah kisah nyata bagi orang yang tak mau berzakat.

"Saya bukan menakut-nakuti, nakut-nakuti orang tak boleh. Kita harus kasih kabar gembira, bayarlah zakat," kata Ustad Somad melalui video youtube yang dikutip INILAHCOM, Senin (6/8/2018).

Menurut dia, ada cerita kisah nyata (true story) bahwa seorang yang tak boleh disebut identitasnya menyimpan uang Rp 100 juta di dalam bantal. Kemudian, bantal tersebut disimpan oleh pemiliknya di dalam lemari dan lemarinya dikunci.

"Kuncinya (lemari) di dalam kamar, kamarnya dikunci. Kamarnya di dalam rumah, rumahnya dikunci. Rumahnya di dalam komplek, kompleknya dikunci. Kompleknya di dalam kluster, klusternya dikunci. Kebakaran, hilang," ujarnya.

Sementara, Ustad Somad juga mengatakan apabila ada seorang ustad yang berceramah di mimbar mengajak masyarakat untuk membayar zakat dengan nada menggelegar dipastikan jamaah tertidur bukan malah mendengar.

"Tapi ada orang yang tak pernah ceramah, tak pernah disuruhnya orang membayar zakat. Dia langsung membuat Perda (Peraturan Daerah), selesai. Wakil Presiden tak bisa buat Perda. Peraturan Daerah anggota legislatif, itu yang membuat Perda," jelas dia disambut tawa jamaah.

[inc]

Loading...
loading...