Neno Warisman di Makassar: #2019GantiPresiden Bukan Gerakan Berbahaya

Neno Warisman di Makassar: #2019GantiPresiden Bukan Gerakan Berbahaya

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Massa memenuhi Monumen Mandala di Makassar, Sulsel untuk menghadiri deklarasi gerakan #2019GantiPresiden. Deklarator gerakan itu, Neno Warisman, menegaskan bahwa gerakan ini bukanlah aksi berbahaya.

"Kita ingin perubahan di negeri ini yang lebih baik," ucapnya saat berorasi, Minggu (12/8/2018).

Menurutnya, gerakan ini legal secara konstitusi dan merupakan bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin oleh undang-undang.

"Gerakan ini bukan gerakan berbahaya karena kita lakukan secara damai," ucapnya.

Baca juga: Massa di Makassar Berkumpul Deklarasi #2019gantipresiden

"Kita relawan setia bukan karena orang bukan karena kelompok, karena mencintai perubahan di negeri 2019, hanya karena Allah," teriak Neno.

Dalam aksinya, Neno bersama-sama massa menyanyikan bersama-sama lagu 2019 Ganti Presiden untuk meramaikan suasana. Puncak acara ini adalah membacakan bersama-sama deklarasi ganti Presiden 2019. Berikut isi deklarasi itu:

Bismillahirrahmanirrahim,

De.klarasi, kami relawan gerakan nasional 2019 ganti Presiden Sulawesi Selatan dengan ini menyatakan sikap keprihatinan atas kemiskinan, ketidakadilan, ketidakberpihakan dan ancaman terhadap kedaulatanserta krisis kemimpinan yang terjadi saat ini di bumi NKRI.

Oleh karena itu kami bertekad akan terus berjuang bersama seluruh rakyat utuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik, berdaulat, bemartabat, adil dan makmur serta berahklak mulia.

Dengan memohon Ridho Allah da ndukungan seluruh rakyat, kami siap mengawal jalannya pemilihan umum 2019 yang jujur adil, bebas dari segala bentuk kecurangan hingga terwujudnya pergantian presiden RI secara sah dan konstitusional pada tanggal 17 april 2019.

Makassar 12 Agurus 2018. #2019gantipresiden

Setelah deklarasi ini dibacakan, massa beramai-ramai mengumandangkan takbir dan berteriak ganti presiden. [dtk]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita