logo

20 Agustus 2018

Kalahkan Hongkong, Timnas U-23 Indonesia Juara Grup A dan Lolos ke Babak 16 Besar

Kalahkan Hongkong, Timnas U-23 Indonesia Juara Grup A dan Lolos ke Babak 16 Besar


GELORA.CO - Tim nasional Indonesia U-23 berhasil menjadi juara Grup A cabang sepak bola Asian Games 2018. Itu setelah Hansamu Yama berhasil mengalahkan Hongkong dengan skor 3-1 dalam laga terakhir penyisihan grup.

Dengan kemenangan ini, Indonesia menyelesaikan penyisihan grup dengan poin sembilan hasil tiga kemenangan dan sekali kalah. Sementara Hongkong yang mengoleksi poin 7 menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Posisi runner up Grup A sendiri ditempati Palestina dengan poin 8.

Jalannya Pertandingan

Pada laga yang berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi, Senin, 20 Agustus malam Wita yang berakhir beberapa saat lalu, Indonesia dan Hongkong tampil berhati-hati di awal babak pertama. Itu membuat nyaris tidak ada peluang berbahaya yang mampu diciptakan kedua negara.

Bahkan, hingga menit ke-30, kedua penjaga gawang hampir tidak pernah melakukan penyelamatan. Tempo mulai meningkat setelah menit ke-31. Dan Hongkong yang sudah pasti lolos ke babak 16 besar akhirnya mampu mencuri gol di menit ke- 38.

Bermula dari umpan ke dalam kotak penalti, Lau Hok Ming yang berdiri di sudut gawang lepas dari pengawalan saat mendapat bola dari rekannya. Tanpa kesulitan, kapten Hongkong itu menaklukkan kiper Indonesia, Andritany dengan tandukan jarak dekat.

Tertinggal 0-1, Indonesia yang mampu melakukan 54 % penguasaan bola mencoba merespons. Semenit setelah kebobolan, umpan silang Febri Hariyadi ke Stefano Lilipaly memberi ancaman ke gawang Hongkong. Sayang, bola lebih dekat ke penjaga gawang Yuen Ho Chun.

Setelah itu, giliran Rizaldi Hehanusa yang mencoba melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Meski arahnya ke sudut gawang, tendangan bek kiri Persija Jakarta itu mampu ditangkap Yuen.

Peluang bagus didapatkan Indonesia lewat Irfan Jaya di menit akhir babak pertama saat ia lolos dari perangkap offside. Namun, Irfan memilih memberikan umpan kepada Beto Goncalves yang sudah berada di posisi offside. Skor 0-1 ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Indonesia yang mendapat empat kartu kuning di babak pertama langsung mencoba menekan. Hanya satu menit, Garuda Muda langsung bisa menyamakan kedudukan. Menerima umpan terobosan Lilipaly, Irfan Jaya dengan kecepatannya menusuk masuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tendangan keras kaki kanan. Bola sempat ditepis kiper Yuen namun tetap bergulir masuk ke dalam gawang. Bagi Irfan, itu adalah gol keduanya di Asian Games. Sementara untuk Lilipaly, itu assist ketiganya dari empat laga.

Skor 1-1, pertandingan lebih terbuka. Lewat skema sepak pojok, Hongkong mampu mengancam gawang Andritany. Bola sempat lepas dari jangkauan Andritany namun kapten Hongkong Lau Hok Ming dianggap melakukan pelanggaran saat duel udara.

Lilipaly mendapat peluang bagus setelah itu saat mendapat bola di daerah pertahanan Hongkong. Akan tetapi, playmaker Bali United itu terlalu terburu-buru melepaskan tendangan. Bola hasil tendangannya cukup keras hanya saja masih melayang jauh di atas mistar gawang.

Memasuki 10 menit babak kedua, pelatih Indonesia, Luis Milla memasukkan Saddil Ramdani menggantikan Irfan Jaya. Perubahan itu langsung memberi dampak. Peluang terbaik didapatkan Indonesia saat Saddil dijatuhkan di sisi kiri pertahanan. Rizaldi yang mengeksekusi bola mati itu melepaskan tendangan ke tiang dekat. Sayang, Yuan mampu menepisnya dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Setelah itu, Indonesia terus mengurung pertahanan Hongkong. Namun, Hongkong sempat mengancam gawang Andritany lewat Orr Matthew Elliot di menit ke-68. Ancaman itu direspons Indonesia semenit kemudian. Menerima bola dari Putu Gede, Saddil melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang memaksa kiper melakukan penyelamatan gemilang.

Hingga menit ke-70, pertandingan sepenuhnya dikuasai Indonesia yang memburu kemenangan untuk menjadi juara Grup A. Berkali-kali tekanan dari kedua sektor sayang dilakukan. Akan tetapi, Hongkong yang menumpuk pemain di pertahanan mampu mengantisipasi semua serangan Indonesia.

Di 10 menit akhir, Septian David Maulana dimasukkan menggantikan Febri. Beberapa detik berikutnya, Indonesia mendapat peluang lewat Beto. Namun bola yang digiring Beto mampu dibuang Tsui Wang Kit dan hanya melahirkan tendangan penjuru.

Sundulan Hansamu Yama di menit ke-82 mampu memberikan ancaman ke gawang Yuen Ho Chun. Sayang, bola sundulan hasil sepak pojok Evan Dimas masih melenceng di sisi kiri tiang gawang Hongkong.

Tujuh menit akhir, seluruh pemain Indonesia sudah naik ke area Hongkong. Dan setelah berkali-kali melakukan serangan, Stefano Lilipaly akhirnya mampu membawa Indonesia unggul di menit ke-75. Diawali pergerakan Rizaldi, bola diberikan kepada Beto yang meneruskannya ke Lilipaly. Pemain naturalisasi itu mengecoh bek Hongkong terlebih dahulu sebelum melepaskan tendangan keras yang tidak mampu diantisipasi kiper.

Berbalik tertinggal 1-2, Hongkong langsung mengubah gaya bermain. Mereka langsung mencoba menekan. Namun, Indonesia malah mampu mendapat dua peluang bagus, termasuk lewat Saddil di menit ke-89. Sayang sekali, ia kurang tenang sehingga peluang emas terbuang percuma.

Empat injury time, Hongkong mencoba mencari gol penyama. Satu serangan mereka sempat membuat tegang penonton. Untungnya, Hansamu Yama mampu membuang bola liar di dalam kotak penalti.

Hanif Sahbandi dimasukkan Milla menggantikan Beto untuk memperkuat lini tengah sekaligus mengulur waktu. Namun, Indonesia secara mengejutkan mampu mencetak gol ketiga lewat Hanif di detik-detik akhir. Skor 3-1 bagi Indonesia yang akhirnya lolos sebagai juara Grup A. [fjr]

Loading...
loading...