logo

19 Agustus 2018

Mahfud Beralih dari Jokowi ke Prabowo? Mantan Ketua MK ini Sebut Ajakan Pindah Fans

Mahfud Beralih dari Jokowi ke Prabowo? Mantan Ketua MK ini Sebut Ajakan Pindah Fans


GELORA.CO - Prof Mahfud MD seolah diartikan pindah dukungan dari pendukung Jokowi ke Prabowo, kenapa demikian? 

Berawal dari pertemuan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut dengan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu.

Muhammad Said Didu mengaku belum berhasil membujuk Mahfud MD menjadi pendukung klub lain dari klub yang sudah didukung sebelumnya.

"Ketemu Prof @mohmahfudmd di rumah beliau, tapi belum berhasil membujuk pindah ke City. Harus tetap sabar menyelamatkan ketersesatan teman dalam memilih klub bola," tulis Said Didu di akun twitternya sekitar 12 jam lalu.

Mahfud MD di akun twitternyata sering menyatakan dirinya sebagai pendukung klub sepak bola MU.

Meski Said Didu jelas-jelas menulis mengajak Mahfud MD untuk pindah dukungan, sebagian besar netizen (warganet) menafsirkan pesan itu sebagai ajakan untuk pindah dukungan politik.

Seperti diketahui, Mahfud MD hampir akan menjadi Calon Wakil Presiden untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi). 

Mahfud MD telah diminta mengukur baju dan melengkapi persyaratan administrasi.

Tetapi, beberapa jam sebelum diumumkan, Jokowi dan 9 parpol pengusungnya mengganti nama Mahfud MD dengan KH Maruf Amin.

Mahfud MD di acara ILC telah membongkar cerita di balik gagalnya dia menjadi Cawapres Jokowi.

Karena itu, twit Said Didu oleh netizen dikait-kaitkan dengan peristiwa politik.

Sebagian netizen yakin Mahfud MD akan pindah 'dukungan', karena 'City' punya pemain baru yang muda, ganteng, dan saleh.


Simak komentar beberapa netizen berikut ini.

@fq_alghifari: Sepertinya bergaining pak @saididu tuk merangkul pak @mohmahfudmd ke kubu seberang lagi... Hehehe

@Syafiudin_Alwi: Ya betul Prof Kali ini City lebih unggul prof, MU salah ambil pemain ..... kurang lincah prof ...beneran deh ..

@zandymaaq48: Inshaa Allah City jauh lebih baik dari MU Prof @mohmahfudmd.

@awi_r1 7h7:  Ada makna tersembunyi..

@irianibahar: Belakangan ini Bpk @mohmahfudmd sdh menjadi supporter yg sgt agressif bagi MU...meski teriakan2 Bpk kadang terdengar sumbang...supporter city mencatat itu...tapi,kini saatx mnentukan pilihan terbaik, krn city punya pemain baru loh Pak, smart,ganteng, tajir n sholeh spt Bpk..

@eric_naganamora: Ada makna tersembunyi nga Prof @mohmahfudmd dari kedatangan @saididu selain cerita bola, bukan sekalian mengajak kolaborasi di tim PAS?

@L5454NI 7h7: Jadi sepertinya Prif @mohmahfudmd akan sulit terpengaruh walaupun pak saididu coba merayu.

Bagaimana tanggapan Prof Mahfud MD?

Sejam setelah Said Didu menulis status terkait pertemuan dengan dirinya, Mahfud MD pun tak mau ketinggalan.

Melalui akun twitternyata, dia menulis dan membenarkan kedatangan Said Didu ke rumahnya untuk mengajak pindah dukungan.

Dia menilai, tindakan Said Didu itu sangat berani.

"Berani benar Pak @saididu datang ke rumah sy di Yogya, memakai kaus City tapi menghadiahi sy kaus MU," ujar Mahfd MD di akun twitternyata.

Dia tidak menolak atau menerima tawaran itu secara langsung.

Mahfud MD hanya meminta agar Said Didu meyakinkan bahwa 'City' jauh lebih baik daripada 'MU',

 “Nantilah kakau itu. Yakinkan dulu sy bhw City bisa diandalkan utk benar2 lbh bagus daripada MU. Saya akan lihat," tulis Mahfud MD.

@mohmahfudmd: Berani benar Pak @saididu datang ke rumah sy di Yogya, memakai kaus City tapi menghadiahi sy kaus MU.

Dia mengajak sy pindah menjadi Fans City tapi sy bilang, “Nantilah kakau itu. Yakinkan dulu sy bhw City bisa diandalkan utk benar2 lbh bagus daripada MU”. Saya akan lihat.



Komentar sejumlah netizen.

@dinalraf: Sepertinya city lebih tegas dalam segala hal, bukan hanya merubah tersangka menjadi korban (sejatinya memang seperti itu), tp bisa memberantas mafia2 yg merecoki liga Inggris sehingga liga Inggris bisa disegani di liga Champions

@W176Y6: Kayaknya komen anda dipaksakan tp kelihatan lucu. Jauh sblm City.. MU yg membawa Liga Ingrria disegani di dunia

@azzamrobbani09: Respect pak, selalu mempertimbangkan unsur rasionalisasi ketimbang unsur materi. Benar-benar mengedukasi masyarakat! [tribun]

Loading...
loading...