Aksi Pro Kontra Ganti Presiden Karawang Diganti Makan Bareng
logo

29 Agustus 2018

Aksi Pro Kontra Ganti Presiden Karawang Diganti Makan Bareng

Aksi Pro Kontra Ganti Presiden Karawang Diganti Makan Bareng


GELORA.CO - Massa #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi batal menggelar acara deklarasi di Lapang Karang Pawitan, Karawang, Jawa Barat yang sedianya digelar hari Minggu (2/9) mendatang.

Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Karawang, Komisaris Ryky Widya Muharam, mengatakan pembatalan tersebut merupakan kesepakatan yang diambil dalam pertemuan sejumlah pemimpin partai politik di Karawang serta perwakilan kelompok #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi di Kantor DPD Golkar Karawang, Rabu (29/8).

Ia menerangkan para pihak-pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Ketua DPD Golkar Karawang Syukur Mulyono, Ketua DPD PKS Karawang Dedi Sudrajat, Ketua DPC PDI Perjuangan Karawang Karda Wiranata, perwakilan DPD Partai NasDem Karawang Aep Saridil, perwakilan DPD Partai Demokrat Rafiudin, perwakilan kelompok relawan #2019GantiPresiden Elyasa Budianto, dan perwakilan #2019TetapJokowi yaitu Djayusman.

"Hasil pertemuan disepakati baik relawan deklarasi tetap jokowi maupun relawan ganti presiden demi menjaga kondusifitas kabupaten karawang tidak akan melaksanakan kegiatan deklarasi tersebut pada Minggu 2 September 2018," kata Ryky dalam keterangan tertulisnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/8).


Sebelum kesepakatan itu diambil, dia menjelaskan, kedua kelompok diimbau tidak melaksanakan kegiatan deklarasi demi menjaga kondusifitas Karawang, dan menghindari hal-hal yang dapat merugikan masyarakat Karawang.

Ryky mengatakan kegiatan deklarasi yang akan dilaksanakan kedua kelompok akan diganti menjadi acara silaturahmi berupa makan siang bersama di Rumah Makan Sindang Reret, Karawang Barat.


Sebelumnya, massa #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi berencana menggelar acara deklarasi di Lapang Karang Pawitan, Karawang.

Kedua kelompok massa itu pun telah mengirimkan surat pemberitahuan ke Polres Karawang. Kelompok #2019GantiPresiden mengirim surat pemberitahuan pada 10 Agustus, sementara kelompok #2019TetapJokowi mengirim surat pemberitahuan pada 27 Agustus. 
Dalam surat pemberitahuan itu, kelompok #2019GantiPresiden menyatakan akan menghadirkan sebanyak 3.000 orang. Sedangkan kelompok #2019TetapJokowi memberitahu akan menghadirkan kurang lebih 5.000 orang. [cnn]

Loading...
loading...