Sebut Koalisi Gemuk 6 Partai, Andi Arief: Tuhan Berkehendak Lain Lewat Elektabilitas AHY
logo

26 Juli 2018

Sebut Koalisi Gemuk 6 Partai, Andi Arief: Tuhan Berkehendak Lain Lewat Elektabilitas AHY

Sebut Koalisi Gemuk 6 Partai, Andi Arief: Tuhan Berkehendak Lain Lewat Elektabilitas AHY


GELORA.CO - Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief, memberikan komentar kepada koalisi yang ia sebut koalisi gemuk 6 partai.

Melalui Twitter-nya, @AndiArief__, Andi menilai jika dengan sistem Presidential Threshold dan koalisi gemuk 6 partai bisa mengakibatkan adanya pengaturan skor untuk pemilihan presiden, Kamis (26/7/2018).

Meski begitu ia merasa optimis dengan adanya elektabilitas dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Sebagai mana sepakbola gajah, kita menolak pengaturah skor pilpres 2019. Dengan PT 20% dan koalisi gemuk 6 partai ada upaya pengaturan skor Jokowi vs Prabowo. Tuhan berkehendak lain lewat elektabilitas AHY," tulis Andi.

Kicauan Andi Arief

Sementara itu, diberitakan dari Wartakota, Joko Widodo (Jokowi) telah sepakat diusung dengan koalisi 6 partai.

Calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Jokowi pun sudah ditentukan.

Hal itu telah disepakati Jokowi beserta enam ketua umum partai politik pendukungnya pada Pilpres 2019 dalam sebuah jamuan santap malam di Istana Presiden Bogor, Senin (23/7/2018).

"Koalisi sudah bulat, (nama cawapres) sudah di tangan Presiden. Mengerucut ke satu nama," ujar Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, seusai pertemuan di Istana Presiden Bogor.

Sementara itu, dikutip Tribunnews, dari kubu pengusung Prabowo belum secara resmi menyatakan koalisi bersama.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera berharap Parpol (Partai Politik) yang selama ini belum bersikap dalam Pilpres 2019 segera duduk bersama untuk membangun koalisi.

"Sehingga satu dua hari ke depan kami berharap Gerindra, PKS, Demokrat, PBB, Berkarya, itu karena sudah komunikasi ya kami buka ya, artinya semua boleh masuk dengan posisi yang sama dan nanti kita akan bisa bahas bersama-sama," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (25/7/2018).

Partainya sendiri menurut Mardani terus melakukan penjajakan komunikasi dengan partai lain. Dalan satu dua hari ke depan PKS akan menggelar pertemuan dengan Demokrat.

"Komunikasi terus intens dan dalam waktu dekat akan bertemu," katanya.

Mardani yakin dengan semakin banyak partai yang bergabung di luar koalisi pemerintahan maka peluang untuk memenangkan Pilpres semakin besar. Banyak mesin partai yang akan bekerja dengan syarat tetap menjaga kesolidan.

"Jadi buat kami gabungnya Pak SBY ke Pak Prabowo kami makin yakin insyaallah 2019 ganti presiden," pungkasnya.[tribun]

Loading...
loading...