Pembantu Jokowi Dibegal, Dokumen Penting Ikut Melayang
logo

5 Juli 2018

Pembantu Jokowi Dibegal, Dokumen Penting Ikut Melayang

Pembantu Jokowi Dibegal, Dokumen Penting Ikut Melayang


GELORA.CO - Pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah panjang daftar korban begal di Jakarta. Kalau sebelumnya ada pesepeda yang kehilangan sepeda seharga puluhan juta rupiah, begal dalam kasus ini menyebabkan korbannya kehilangan dokumen penting.

Korban adalah Armedya Dewangga, seorang tenaga ahli di Kantor Staf Presiden. Dia masuk jebakan begal ketika berkendara di Jalan Gajah Mada, kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, pada 8 Juni 2018 lalu. Tepatnya sekitar Halte Transjakarta Glodok.

Armedya mengisahkan, para pelaku menggunakan modus meneriaki ban kempis kepada dirinya yang tengah mengendarai mobil seorang diri. Pelaku dihitungnya terdiri dari empat orang mengendarai tiga sepeda motor.

Saat dia turun mengecek kondisi ban, satu di antara pelaku diduga membuka pintu mobilnya. Pelaku menggondol tas ransel berisi laptop, hardisk, dan uang tunai.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit MacBook ME294, harddisk Seagate, hard disk Western Digital putih milik KSP, dan uang tunai senilai Rp 3,3 juta. "Jika ditotal kerugian kira-kira mencapai Rp 25 juta," kata Armedya, Rabu 3 Juli 2018.

Tapi yang paling mesahkannya adalah bahwa laptop beserta dua hard disk berisi dokumen penting. Di Kantor Staf Presiden, Armedya bekerja sebagai Tenaga Staf Ahli Muda Kedeputian III Bidang Kajian Pengelolaan dan Isu Ekonomi Strategis.

Usai ditinggal kabur para pembegalnya, Armedya telah melapor ke Polsek Metro Tamansari dengan nomor Laporan Polisi 1026/VI/2018/Sektor Tamansari. [tempo]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...