Hitung Cepat C1 Menangkan Ridwan Kamil, PKS: Kita Harus Kesatria
logo

5 Juli 2018

Hitung Cepat C1 Menangkan Ridwan Kamil, PKS: Kita Harus Kesatria

Hitung Cepat C1 Menangkan Ridwan Kamil, PKS: Kita Harus Kesatria


GELORA.CO - DPP PKS memilih kesatria menyikapi hasil hitung cepat C1 Pilgub Jawa Barat 2018. Hasil hitung cepat C1 PKS Jabar menunjukkan kemenangan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

"Ada yang berpendapat nunggu 9 Juli, tapi PKS pikir, teman-teman saya cek, kenapa. Saya pikir kita harus kesatria. Kader sudah bekerja keras, relawan luar biasa, tapi hasilnya memang Kang Emil lebih tinggi, kita harus ucapkan selamat," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

"Di politik, biasa menang-kalah," tegas Mardani.

Ketua Gerindra Jabar Mulyadi mengatakan hasil real count PKS Jabar tak mewakili pasangan usungan mereka, Sudrajat-Ahmad Syaikhu atau Asyik. Mardani menghormati sikap itu.

"Itu hak. Saya lihat bukan (sikap) koalisi, tapi tim pemenangan Asyik masih mau bekerja sampai tanggal 9 (9 Juli pengumuman). Buat saya, wajarlah. PKS mengumumkan juga, teman Gerindra mengatakan 'Monggo itu hak PKS, tapi jangan klaim ini tim pemenangan, tim pemenangan masih kerja,'" tegas Mardani.

PKS telah merampungkan proses penghitungan C1 Pilgub Jabar 2018 hasil pengumpulan dari para kader di seluruh Jabar. Hasilnya, penghitungan versi PKS, pasangan yang diusung PKS bersama Gerindra, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik), kalah oleh pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu).

Hasil real count PKS Jabar menunjukkan hasil yang sama dengan urutan hitung C1 versi KPU Jabar. Posisi pasangan Rindu berada di urutan pertama dengan perolehan suara 32,9 persen dan peringkat kedua ditempati pasangan Asyik dengan 28,9 persen.

Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Mulyadi mengatakan hasil perhitungan C1 yang dilakukan PKS Jawa Barat tak mewakili tim Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik). Menurut Mulyadi, penghitungan itu hanya mewakili PKS Jabar.

"Pernyataan pers Ketua PKS Jawa Barat Bapak Nur Supriyanto, yang merilis hasil perhitungan suara, tidaklah mewakili tim pemenangan Asyik, melainkan atas nama PKS Jawa Barat. Meski demikian, kami menghormati sikap dan langkah tersebut," kata Mulyadi. [dtk]

Loading...

Komentar Pembaca

loading...