Fahri Hamzah Gagal 'Interogasi' Nazaruddin di Lapas Sukamiskin
logo

28 Juli 2018

Fahri Hamzah Gagal 'Interogasi' Nazaruddin di Lapas Sukamiskin

Fahri Hamzah Gagal 'Interogasi' Nazaruddin di Lapas Sukamiskin


GELORA.CO - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah gagal bertemu dengan M. Nazaruddin. Padahal, Fahri berencana menginterogasi terpidana kasus Hambalang yang menghuni Lapas Sukamiskin tersebut.

"Ke tempat Nazar (Nazaruddin) tapi dikunci. Padahal saya ingin interogasi Nazar itu," ucap Fahri usai mengunjungi Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Jabar, Sabtu (28/7/2018).

Fahri tak merinci apa yang inginkan dari menginterogasi Nazaruddin. Namun yang pasti, dia menyebut ingin mengetahui apa yang dipikirkan oleh Nazaruddin.

"Mau nanya apa yang dia pikirkan selama ini, saya ingin mendalami," ungkap dia

Fahri sendiri sebelumnya sempat menuding Nazaruddin merupakan 'dalang' dibalik operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK. Tudingan Fahri soal Nazaruddin yang membocorkan adanya suap di Lapas Sukamiskin lantaran Nazaruddin sebagai Justice Collaborator yang bekerja untuk KPK.

"Kalau Nazaruddin dari dulu kita kenal sebagai 'pionnya' KPK, ya kan. Makanya dia dengan KPK itu dekat sekali, pokoknya orang-orang JC (justice collaborator) itu disebutnya pion KPK, kerjaan mereka itu ngebocorin ini segala macam," kata Fahri kepada detikcom di Stadion GBK, Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Berkat informasi soal suap yang dibocorkan Nazaruddin, kemudian KPK bergerak melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Lapas Sukamiskin. Fahri menuding ada agenda menggagalkan upaya peninjauan kembali dari beberapa tersangka. Kejadian di Lapas Sukamiskin juga disebut untuk membungkam diskusi yang mengkritik KPK.

"Sebab, yang saya dengar yang disasar itu dua. Satu kegiatan, mereka di sana ada diskusi untuk mengkritik cara kerja KPK. Di sana kan banyak ahli hukum juga, seperti Prof OC Kaligis. Yang kedua, mereka mau menghancurkan proses PK (peninjauan kembali) yang diajukan para terpidana korupsi," ujar Fahri [dtk]

Loading...
loading...