logo

9 Juni 2018

Sohibul Iman: Semakin Tebar Fitnah Semakin Jelas Akan Kalah

Sohibul Iman: Semakin Tebar Fitnah Semakin Jelas Akan Kalah


www.gelora.co - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman menuliskan sebuah cuitan yang membahas oknum-oknum yang justru gencar menebar fitnah di bulan Ramadan.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @msi_sohibulimanyang ia tulis pada Kamis, (7/6/2018).

Sohibul Iman merasa prihatin dengan kondisi fitnah di bulan ramadan yang marak dilakukan sejumlah oknum.

Ia berpesan sebaiknya di bulan ramadan ini menjadikan umat islam semakin gencar beribadah.

Inilah cuitan Sohibul Iman selengkapnya:

“Di Ramadhan orang-orang beriman berburu rahmat, ampunan, dan syurga dengan beribadah baik yang wajib maupun sunnah.

Dan berusaha menghindari dosa dan juga yang mubah.

Tapi saya heran ada pihak2 yang di Ramadhan ini malah gencar tebar fitnah.

Apa mereka masih percaya akhirat? Apa yang sedang mereka buru? #KembaraJiwa

Jika yang diburu itu kekuasaan burulah dengan cara yang benar bukan dengan fitnah nan keji.

Fitnah yang membabi buta menunjukan kepanikan dan ketakutan hadapi kontestasi terbuka.

Semakin tebar fitnah semakin jelas akan kalah. Lebih baik tenangkan diri, burulah lailatul qodar. Lbh mulia dari kekuasaan.

Cuitan Sohibul Iman

Ktk sdh tdk mampu melawan arus perubahan yg makin hari disambut rakyat (#2019GP), jalan pintas yg mungkin adlh dg membungkam pr pembawa pesan tersebut (kill the messangers) secara moral (character assasination).

Ada yang difitnah selingkuh, teroris, dsb. Duh kekuasaan sdh membutakan hati.

Tp seperti kata Ernest Hemingway, “man can be destroyed but not defeated”.

Para pembawa pesan perubahan itu bisa saja dihancurkan tapi mereka tidak dapat ditaklukkan.

Pesan2 perubahan akan terus hidup dan melawan semua yang merintanginya sekalipun para messanger-nya dihancurkan. Tentu degan izin Allah swt,” tulisnya.

Cuitan Sohibul Iman

Diketahui, gerakan #2019Ganti Presiden bermula dari Ketua DPP Partai PKS, Mardani Ali Sera.

Diketahui sebelumnya, dalm waktu dua bulan terakhir beredar beberapa atribut seperti gelang, kaus dengan #2019GantiPresiden.

Awalnya, gerakan itu secara terang-terangan dilakukan oleh Mardani Ali Sera.

Bahkan, saat acara Indonesia Lawyer Club (ILC), Mardani Ali Sera membagikan gelang yang betuliskan #2019GantiPresiden.

Oleh Mardani, gelang karet tersebut disebut sebagai komunikasi milenial.

Kemudian gerakan itu juga diikuti oleh partai Gerindra.

Kini, gerakan tersebut makin mereka gencarkan dengan pembuatan video klip lagu #2019 Ganti Presiden.[tn]

Loading...
loading...