logo

15 Mei 2018

Habiburokhman Beri Somasi Terbuka untuk Pemfitnah Jika Partai Gerindra Mendukung Terorisme

Habiburokhman Beri Somasi Terbuka untuk Pemfitnah Jika Partai Gerindra Mendukung Terorisme


www.gelora.co - Kadiv Advokasi sekaligus Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Habiburokhman memberikan somasi terbuka melalui akun twitter pribadinya, @habiburokhman, Selasa (15/5/2018).

Somasi yang ia keluarkan berkaitan dengan tuduhan dan fitnah terkait isu Partai Gerindra mendukung terorisme yang dilancarkan oleh beberapa netizen.

Berikut kicauan beberapa netizen yang menyebut jika Partai Gerindra mendukung terorisme.
Pihaknya menuturkan jika tuduhan tersebut adalah fitnah lantaran selama ini mereka terdepan dalam melawan terorisme dan radikalisme.

Selain itu, dirinya juga mengatakan akan melaporkan secara hukum ke Bareskrim.

Dirinya juga memberikan waktu 1x24 jam untuk akun-akun tersebut dapat menghapus dan meminta maaf.

@habiburokhman: Somasi Terbuka ;Saya ingatkan siapapun agar tidak menuduh dan memfitnah Partai Gerindra mendukung terorisme, akan kami laporkan secara hukum ke Bareskrim. Seama ini kami terdepan lawan terorisme dan radikalisme

@habiburokhman: Somasi Terbuka : yang keburu tuduh dan fitnah Partai Gerindra mendukung teorisme kami beri waktu 1 x 24 jam u hapus dan minta maaf. Besok kami ke Bareskrim
Habiburokhman
Kicauan Habiburokhman (Twitter)
Dikabarkan sebelumnya, Gerindra menyebut jika pemerintah yang menunda RUU Antiterorisme karena belum sepakat soal definisi teroris.

Melalui akun twitternya, @Gerindra, mengatakan jika pemerintah mempunyai peran di mana mereka justru meminta penundaan terkait ketuk palu RUU Antiterorisme.

Menurut Partai Gerindra, pemerintah meminta penundaan karena belum adanya kesepakatan soal definisi terorisme itu sendiri.

@Gerindra: Pada kesempatan ini kami sampaikan, bahwa tertundanya pengesahan revisi UU Antiterorisme karena sikap Pemerintah, bukan @DPR_RI. Jika pemerintah sudah sepakat tentang definisi terorisme, RUU Terorisme bisa dituntaskan.[tn]

Loading...
loading...