logo

18 Mei 2018

Brankas Najib Razak yang Dibor Polisi Belum Pernah Dibuka 20 Tahun

Brankas Najib Razak yang Dibor Polisi Belum Pernah Dibuka 20 Tahun

Situasi di sekitar rumah Najib Razak saat penggeledahan

www.gelora.co - Kepolisian Malaysia coba membongkar brankas yang ada di rumah mantan Perdana Menteri Najib Razak. Diperkirakan brankas tersebut tak pernah dibuka selama 20 tahun terakhir. 

Dilansir dari The Star, Jumat (18/5/2018), pengacara Najib, Harpal Singh Grewal, mengatakan brankas yang kuncinya hilang itu coba dibuka dengan dilakukan pengeboran. Pengeboran dilakukan sejak Kamis (17/5) pagi sekitar pukul 08.30 waktu setempat. 

"Kuncinya hilang dan pengeboran ini memicu tekanan mental tak diperlukan bagi keluarga Najib yang disangkal haknya untuk menjalankan kewajiban keagamaan mereka pada hari pertama Ramadan," tutur Harpal. 

Harpal mengatakan brankas itu ditemukan di lantai satu tempat tinggal Najib di Taman Duta. Kunci brankas hilang karena lupa saat menaruhnya. Hingga Kamis (17/5) malam Polisi masih berusaha membuka brankas tersebut. 

"Polisi telah menyelesaikan sebagian besar penggeledahan mereka, tapi mereka sekarang berupaya membuka brankas yang sudah tidak dibuka selama dua dekade dan jauh sebelum Najib menjadi PM... Hanya Tuhan yang tahu apa yang ada di dalamnya," tutur Harpal seperti dikutip dari Malay Mail.

Selama penggeledahan berlangsung, akses ke area sekitar rumah Najib dibatasi. Seorang anggota Partai United Malay National Organisation (UMNO) yang ditemui wartawan di lokasi, mengaku dilarang masuk ke rumah Najib oleh polisi yang berjaga. Sejumlah tetangga Najib juga mengaku sempat ditanya-tanya polisi saat beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Komersial Kepolisian Malaysia, Komisioner Amar Singh, mengungkapkan bahwa penggeledahan dilakukan terkait penyelidikan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret Najib. Selain di rumah Najib di Taman Duta, penggeledahan juga dilakukan di empat lokasi lainnya. [dtk]

Loading...
loading...